Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5362

Kitab: Takdir

Bab: Penjelasan bahwa ajal, rizki dan selainnya tidak bertambah dan berkurang

حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيُّ وَحَجَّاجُ بْنُ الشَّاعِرِ وَاللَّفْظُ لِحَجَّاجٍ قَالَ إِسْحَقُ أَخْبَرَنَا و قَالَ حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا الثَّوْرِيُّ عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ عَنْ الْمُغِيرَةِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْيَشْكُرِيِّ عَنْ مَعْرُورِ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ قَالَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ
اللَّهُمَّ مَتِّعْنِي بِزَوْجِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِأَبِي أَبِي سُفْيَانَ وَبِأَخِي مُعَاوِيَةَ فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكِ سَأَلْتِ اللَّهَ لِآجَالٍ مَضْرُوبَةٍ وَآثَارٍ مَوْطُوءَةٍ وَأَرْزَاقٍ مَقْسُومَةٍ لَا يُعَجِّلُ شَيْئًا مِنْهَا قَبْلَ حِلِّهِ وَلَا يُؤَخِّرُ مِنْهَا شَيْئًا بَعْدَ حِلِّهِ وَلَوْ سَأَلْتِ اللَّهَ أَنْ يُعَافِيَكِ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ لَكَانَ خَيْرًا لَكِ
قَالَ فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ الْقِرَدَةُ وَالْخَنَازِيرُ هِيَ مِمَّا مُسِخَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَمْ يُهْلِكْ قَوْمًا أَوْ يُعَذِّبْ قَوْمًا فَيَجْعَلَ لَهُمْ نَسْلًا وَإِنَّ الْقِرَدَةَ وَالْخَنَازِيرَ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ حَدَّثَنِيهِ أَبُو دَاوُدَ سُلَيْمَانُ بْنُ مَعْبَدٍ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ حَفْصٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ وَآثَارٍ مَبْلُوغَةٍ قَالَ ابْنُ مَعْبَدٍ وَرَوَى بَعْضُهُمْ قَبْلَ حِلِّهِ أَيْ نُزُولِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim Al Hanzhali[1] dan Hajjaj bin Asy Sya'ir[2] -dan lafadh ini milik Hajjaj- Ishaq berkata; telah mengabarkan kepada kami, dan Hajjaj berkata; telah menceritakan kepada kami 'Abdurrazzaq[3] telah mengabarkan kepada kami Ats Tsauri[4] dari 'Alqamah bin Martsad[5] dari Al Mughirah bin 'Abdullah Al Yasykuri[6] dari Ma'rur bin Suwaid[7] dari 'Abdullah bin Mas'ud[8] dia berkata; "Ummu Habibah pernah berdoa sebagai berikut; 'Ya Allah, berikanlah aku kenikmatan (panjangkanlah usiaku) bersama suamiku, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ayahku, Abu Sufyan, dan saudaraku, Muawiyah.' Mendengar doa itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada istrinya, Ummu Habibah: 'Sesungguhnya kamu memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala: ajal, kematian, dan rezeki yang telah ditentukan, yang Allah tidak akan mengajukan ataupun memundurkan sebelum waktunya. Apabila kamu memohon kepada Allah Suhhanahu wa Ta'ala agar Dia menyelamatkanmu dari siksa neraka dan siksa kubur, maka hal itu lebih baik bagimu.' Abdullah bin Mas'ud berkata; 'Ada seorang laki-laki bertanya; 'Ya Rasulullah, apakah kera dan babi itu berasal dari manusia yang telah berubah rupa? ' Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: 'Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla tidak akan menghancurkan atau menyiksa suatu kaum, kemudian menjadikan keturunan bagi mereka. Sesungguhnya keturunan babi dan kera itu sudah ada sebelumnya.' Telah menceritakannya kepadaku Abu Dawud Sulaiman bin Ma'bad[9] telah menceritakan kepada kami Al Husain bin Hafsh[10] telah menceritakan kepada kami Sufyan[11] dengan isnad ini. Namun dia berkata dengan lafazh; wa atsarin mablughah (kehidupan yang sudah ditentukan) Ibnu Ma'bad berkata; dan sebagian mereka meriwayatkan lafazh; 'sebelum waktunya yaitu sebelum turunnya.'

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ishaq bin Ibrahim bin Makhlad, Al Hanzhaliy Al Marwaziy, Abu Ya'qub, Ibnu Rahawaih, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 238 H, hidup di Himsh, wafat di Nihawand.
  2. [2] Hajjaj bin Yusuf bin Hajjaj, Abu Muhammad, Ibnu Asy Sya'ir, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 259 H, hidup di Baghdad.
  3. [3] Abdur Razzaq bin Hammam bin Nafi', Al Humairiy Ash Shan'aniy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 211 H, hidup di Yaman, wafat di Yaman.
  4. [4] Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.
  5. [5] Alqamah bin Martsad, Al Hadlramiy, Abu Al Harits, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.
  6. [6] Al Mughirah bin 'Abdullah bin Abi 'Uqail, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  7. [7] Ma'rur bin Suwaid, Al Asadiy, Abu Umayyah, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.
  8. [8] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.
  9. [9] Sulaiman bin Kausijan, Al Marwaziy As Sanajiy, Abu Daud, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 257 H, hidup di Himsh.
  10. [10] Al Husain bin Hafsh bin Al Fadlol , Abu Muhammad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 211 H, hidup di Ashpahan.
  11. [11] Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.