Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5362

Kitab: Menyusui

Bab: Haramnya anak wanita dari saudara laki-laki sepersusuan

و حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا هَمَّامٌ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ جَابِرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُرِيدَ عَلَى ابْنَةِ حَمْزَةَ فَقَالَ إِنَّهَا لَا تَحِلُّ لِي إِنَّهَا ابْنَةُ أَخِي مِنْ الرَّضَاعَةِ وَيَحْرُمُ مِنْ الرَّضَاعَةِ مَا يَحْرُمُ مِنْ الرَّحِمِ
و حَدَّثَنَاه زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى وَهُوَ الْقَطَّانُ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ مِهْرَانَ الْقُطَعِيُّ حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ عُمَرَ جَمِيعًا عَنْ شُعْبَةَ ح و حَدَّثَنَاه أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي عَرُوبَةَ كِلَاهُمَا عَنْ قَتَادَةَ بِإِسْنَادِ هَمَّامٍ سَوَاءً غَيْرَ أَنَّ حَدِيثَ شُعْبَةَ انْتَهَى عِنْدَ قَوْلِهِ ابْنَةُ أَخِي مِنْ الرَّضَاعَةِ وَفِي حَدِيثِ سَعِيدٍ وَإِنَّهُ يَحْرُمُ مِنْ الرَّضَاعَةِ مَا يَحْرُمُ مِنْ النَّسَبِ وَفِي رِوَايَةِ بِشْرِ بْنِ عُمَرَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ زَيْدٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Dan telah menceritakan kepada kami Haddab bin Khalid[1] telah menceritakan kepada kami Hammam[2] telah menceritakan kepada kami Qatadah[3] dari Jabir bin Zaid[4] dari Ibnu Abbas[5] bahwasannya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ditawari dengan putrinya Hamzah, maka beliau bersabda: "Sesungguhnya dia tidak halal untukku, kerena dia adalah putri saudara sesusuanku, dan menjadi mahram (saudara) dari sesusuan sebagaimana menjadi mahram (saudara) dari keturunan." Dan telah menceritakan kepada kami Zuhair bin Harb[6] telah menceritakan kepada kami Yahya yaitu Al Qatthan[7]. Dan diriwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya bin Mihran Al Qutha'i[8] telah menceritakan kepada kami Bisyr bin Umar[9] semuanya dari Syu'bah[10]. Dan diriwayatkan dari jalur lain, telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah[11] telah menceritakan kepada kami Ali bin Mushir[12] dari Sa'id bin Abu 'Arubah[13] keduanya dari Qatadah[3] dengan isnadnya Hammam, keduanya sama, hanya saja hadits riwayat Syu'bah selesai pada perkataanya; "Putri saudara sesusuanku." Dan dalam hadits Sa'id; "Menjadi mahram (saudara) dari sesusuan sebagaimana menjadi mahram (saudara) dari keturunan." Dan dalam riwayat Bisyr bin umar, saya mendengar Jabir bin Zaid.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hudbah bin Khalid bin Al Aswad bin Hudbah, Al Qaisiy Ats Tsaubaniy, Abu Khalid, Haddab, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 235 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Hammam bin Yahya bin Dinar, Al Azdiy Al 'Awdziy, Abu 'Abdullah , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 165 H, hidup di Bashrah .
  3. [3] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  4. [4] Jabir bin Zaid, Abu Asy Sya'tas', Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 93 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  6. [6] Zuhair bin Harb bin Syaddad, Al Harasyiy An Nasa'iy, Abu Khaitsamah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 234 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  7. [7] Yahya bin Sa'id bin Farrukh, Al Qaththan At Tamimiy, Abu Sa'id, Al Ahwal, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  8. [8] Muhammad bin Yahya bin Abi Hazm Mihran, Al Qutha'iy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 253 H, hidup di Bashrah.
  9. [9] Bisyir bin 'Umar bin Al Hakam, Az Zahrani Al Azdi, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 207 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  10. [10] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  11. [11] Abdullah bin Muhammad bin Abi Syaibah Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, Abu Bakar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 235 H, hidup di Kufah.
  12. [12] Ali bin Mushir, Al Qurasyiy, Abu Al Hasan, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 189 H, hidup di Kufah.
  13. [13] Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al 'Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.
  14. [14] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.