Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مَالِكٍ النُّكْرِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو الْجَوْزَاءِ أَوْسُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قُحِطَ أَهْلُ الْمَدِينَةِ قَحْطًا شَدِيدًا فَشَكَوْا إِلَى عَائِشَةَ فَقَالَتْ انْظُرُوا قَبْرَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاجْعَلُوا مِنْهُ كِوًى إِلَى السَّمَاءِ حَتَّى لَا يَكُونَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ السَّمَاءِ سَقْفٌ قَالَ فَفَعَلُوا فَمُطِرْنَا مَطَرًا حَتَّى نَبَتَ الْعُشْبُ وَسَمِنَتْ الْإِبِلُ حَتَّى تَفَتَّقَتْ مِنْ الشَّحْمِ فَسُمِّيَ عَامَ الْفَتْقِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'man[1] telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Zaid[2] telah menceritakan kepada kami Umar bin Malik An Nukri[3] telah menceritakan kepada kami Abu Al Jauza` Aus bin Abdullah[4], ia berkata: "Suatu hari penduduk Madinah dilanda kekeringan yang sangat hebat, dan saat itu mereka mengadu kepada Aisyah[5] Radliyallahu'anha, kemudian ia berkata: "Pergilah ke kubur Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, buatlah lubang ke arah langit dan jangan sampai ada atap diantaranya dengan langit. Kemudian Abu Al Jauza` melanjutkan kisahnya: " kemudian masyarakat Madinah melakukan apa yang diperintahkan Aisyah Radliyallahu'anha, setelah itu, turunlah hujan dan rerumputan pun tumbuh dan ternak-ternak menjadi sehat. Karenanya tahun tersebut disebut dengan tahun kemenangan".

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Muhammad bin Al Fadlol, As Sadusiy, Abu An Nu'man, Arim, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 224 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Sa'id bin Zaid bin Dirham, Al Azdiy Al Juhdlomiy, Abu Al Hasan, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 167 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Amru bin Malik , An Nakriy, Abu Yahya, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 129 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Aus bin 'Abdullah , Ar Raba'iy, Abu Al Jawza', Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 83 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.