Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا حَرِيزٌ عَنْ سَلْمَانَ بْنِ سُمَيْرٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةَ قَالَ لَا تُحَدِّثْ الْبَاطِلَ الْحُكَمَاءَ فَيَمْقُتُوكَ وَلَا تُحَدِّثْ الْحِكْمَةَ لِلسُّفَهَاءِ فَيُكَذِّبُوكَ وَلَا تَمْنَعْ الْعِلْمَ أَهْلَهُ فَتَأْثَمَ وَلَا تَضَعْهُ فِي غَيْرِ أَهْلِهِ فَتُجَهَّلَ إِنَّ عَلَيْكَ فِي عِلْمِكَ حَقًّا كَمَا أَنَّ عَلَيْكَ فِي مَالِكَ حَقًّا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Yusuf bin Musa[1] telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Sulaiman[2] telah menceritakan kepada kami Haris[3] dari Salman bin Sumair[4] dari Katsir bin Murrah[5] ia berkata: "Janganlah kamu membicarakan kebatilan dengan orang-orang yang bijak niscaya mereka akan membencimu, dan jangan berbicara tentang hikmah dengan orang-orang yang bodoh karena mereka akan mendustakan kamu, dan janganlah kamu melarang ahli ilmu untuk memberikan ilmunya, sebab kamu bisa berdosa, serta janganlah kamu meletakkan ilmu bukan pada ahlinya karena kamu akan dibodohi, sesungguhnya kamu memiliki kewajiban atas ilmumu, sebagaimana kamu memiliki kewajiban atas hartamu".

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Yusuf bin Musa bin Raosyid bin Bilal, Al Qaththan Ar Raziy, Abu Ya'qub, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 253 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Ishaq bin Sulaiman, Ar Raziy Al 'Abdiy, Abu Yahya, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 200 H, hidup di Kufah, wafat di Rayi.
  3. [3] Hariz bin 'Utsman bin Jabar, Abu 'Utsman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 163 H, hidup di Syam.
  4. [4] Salman bin Sumair, Al Alhaniy, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Syam.
  5. [5] Katsir bin Murrah, Al Hadlormiy Ar Ruhawiy, Abu Syajarah, Tabi'in kalangan tua, hidup di Syam.