Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي أُسَامَةَ عَنْ مِسْعَرٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الْأَعْلَى التَّيْمِيَّ يَقُولُ مَنْ أُوتِيَ مِنْ الْعِلْمِ مَا لَا يُبْكِيهِ لَخَلِيقٌ أَنْ لَا يَكُونَ أُوتِيَ عِلْمًا يَنْفَعُهُ لِأَنَّ اللَّهَ تَعَالَى نَعَتَ الْعُلَمَاءَ ثُمَّ قَرَأَ الْقُرْآنَ { إِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ إِلَى قَوْلِهِ يَبْكُونَ }

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Sa'id bin Sulaiman[1] dari Abu Usamah[2] dari Mis'ar[3] ia berkata: "Aku pernah mendengar Abdul A'la At Taimi[4] berkata: 'Barangsiapa yang dianugerahi ilmu dan ilmunya tidak membuatnya menangis kepada Allah, berarti ia mendapatkan ilmu yang tidak bermanfaat, karena Allah mensifati para ulama, kemudian ia membaca Al Qur`an: INNALLADZIINA UUTUL 'ILMA" (sesungguhnya orang-orang yang dianugerahi ilmu) sampai firmanNya: "YABKUUN" (mereka selalu menangis) -Qs. Al Isra`: 107-108-' ".

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Sa'id bin Sulaiman bin Kinanah, Adl Dlabbiy Al Wasithiy, Abu 'Utsman , Sa'dawaih, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 225 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Hammad bin Usamah bin Zaid, Abu Usamah, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 201 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Mis'ar bin Kidam bin Zhuhair, Al Hilaliy Al 'Amiriy, Abu Salamah, Al Mushhaf, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 153 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  4. [4] Abdul A'laa, At Taymiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.