Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا لَبَّى قَالَ لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ قَالَ يَحْيَى وَذَكَرَ نَافِعٌ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يَزِيدُ هَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ لَبَّيْكَ وَالرَّغْبَاءُ إِلَيْكَ وَالْعَمَلُ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Yazid bin Harun[1] telah mengabarkan kepada kami Yahya yaitu Ibnu Sa'id[2] dari Nafi'[3] dari Ibnu Umar[4] bahwa apabila Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bertalbiyah, beliau mengucapkan; LABBAIKALLAAHUMMA LABBAIK, LABBAIKA LAA SYARIIKA LAKA LABBAIK INNAL HAMDA WAN NI'MATA WAL MULKA LAA SYARII KALAK. (ya Allah, aku memenuhi seruanMu, aku memenuhi seruanMu, aku memenuhi seruanMu. Tidak ada sekutu bagiMu, aku memenuhi seruanMu, sesungguhnya segala puji, kenikmatan dan seluruh kerajaan adalah milikMu, tidak ada sekutu bagiMu)." Yahya[5] mengatakan; Nafi'[3] menyebutkan bahwa Ibnu Umar[4] menambah kata-kata tersebut dengan redaksi: "LABBAIKA WAR RAGHBAAU ILAIK, WAL 'AMALU LABBAIK, LABBAIK." (aku memenuhi seruanMu, dan harapan serta amalan tertuju kepadaMu, aku memenuhi seruanmu, aku memenuhi seruanMu)."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yazid bin Harun, As Sulamiy, Abu Khalid, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 206 H, hidup di Hait, wafat di Hait .
  2. [2] Yahya bin Sa'id bin Qais, Al Anshariy An Najjariy, Abu Sa'id, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 144 H, hidup di Madinah, wafat di Hasyimiyah.
  3. [3] "Nafi', maula Ibnu 'Umar ", Al Madaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.
  5. [5] Yahya bin Sa'id bin Qais, Al Anshariy An Najjariy, Abu Sa'id, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 144 H, hidup di Madinah, wafat di Hasyimiyah.
  6. [6] "Nafi', maula Ibnu 'Umar ", Al Madaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  7. [7] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.