Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُيَيْنَةَ حَدَّثَنَا عَلِيٌّ هُوَ ابْنُ مُسْهِرٍ عَنْ هِشَامٍ هُوَ ابْنُ عُرْوَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ نَوْفَلٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ قَالَ مَا زَالَ أَمْرُ بَنِي إِسْرَائِيلَ مُعْتَدِلًا لَيْسَ فِيهِ شَيْءٌ حَتَّى نَشَأَ فِيهِمْ الْمُوَلَّدُونَ أَبْنَاءُ سَبَايَا الْأُمَمِ أَبْنَاءُ النِّسَاءِ الَّتِي سَبَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ مِنْ غَيْرِهِمْ فَقَالُوا فِيهِمْ بِالرَّأْيِ فَأَضَلُّوهُمْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin 'Uyainah[1] telah menceritakan kepada kami Ali Ibnu Mushir[2], dari Hisyam Ibnu 'Urwah[3], dari Muhammad bin Abdur Rahman bin Naufal[4] dari 'Urwah bin Az Zubair[5] ia berkata: "Semula, Keadaan Bani Israil masih wajar tidak ada masalah (tetap berpegang teguh pada ajaran agama), hingga sampai masa-masa kelahiran anak-anak para perempuan tawanan, alias anak-anak wanita yang ditawan oleh Bani Israil dari (musuh mereka), lalu mereka berceramah pada urusan mereka (agama mereka) dengan akal mereka semata-mata, sehingga menyesatkan mereka (Bani Israil lainnya) ".

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin 'Uyainah, Al Fazariy Al Mashisiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Syam.
  2. [2] Ali bin Mushir, Al Qurasyiy, Abu Al Hasan, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 189 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Hisyam bin 'Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam, Al Asadiy, Abu Al Mundzir, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 145 H, hidup di Madinah, wafat di Baghdad.
  4. [4] Muhammad bin 'Abdur Rahman bin Naufal bin Al Aswad, Al Asadiy Al Qurasyiy, Abu Al Aswad, Yatimu 'Urwah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 131 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Urwah bin Az Zubair bin Al 'Awwam bin Khuwailid bin Asad bin 'Abdul 'Izzi bin Qu, Al Asadiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 93 H, hidup di Madinah.