Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 7008

Kitab: Haidl

Bab: Memakai wewangian bagi wanita ketika mandi dari haidl

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ حَفْصَةَ قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ أَوْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ كُنَّا نُنْهَى أَنْ نُحِدَّ عَلَى مَيِّتٍ فَوْقَ ثَلَاثٍ إِلَّا عَلَى زَوْجٍ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا وَلَا نَكْتَحِلَ وَلَا نَتَطَيَّبَ وَلَا نَلْبَسَ ثَوْبًا مَصْبُوغًا إِلَّا ثَوْبَ عَصْبٍ وَقَدْ رُخِّصَ لَنَا عِنْدَ الطُّهْرِ إِذَا اغْتَسَلَتْ إِحْدَانَا مِنْ مَحِيضِهَا فِي نُبْذَةٍ مِنْ كُسْتِ أَظْفَارٍ وَكُنَّا نُنْهَى عَنْ اتِّبَاعِ الْجَنَائِزِ
قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ رَوَاهُ هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ عَنْ حَفْصَةَ عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin 'Abdul Wahhab[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid[2] dari Ayyub[3] dari Hafshah[4] berkata, Abu 'Abdullah atau Hisyam bin Hassan[5] berkata dari Hafshah[4] dari Ummu 'Athiyah[7] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, ia berkata, "Kami dilarang berkabung atas kematian di atas tiga hari kecuali atas kematian suami, yaitu selama empat bulan sepuluh hari. Selama masa itu dia tidak boleh bersolek, memakai wewangian, memakai pakaian yang berwarna kecuali pakaian lurik (dari negeri Yaman). Dan kami diberi keringanan bila hendak mandi seusai haid untuk menggunakan sebatang kayu wangi. Dan kami juga dilarang mengantar jenazah." Abu 'Abdullah berkata, Hisyam bin Hassan[8] meriwayatkan dari Hafshah[4] dari Ummu 'Athiyah[7] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin 'Abdul Wahhab, Al Hajabiy, Abu Muhammad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 228 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Hammad bin Zaid bin Dirham, Abu Isma'il, Al Azraq, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 179 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Ayyub bin Abi Tamimah Kaysan, As Sikhtiyaniiy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 131 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Hafshah binti Sirin, Ummu Al Hudzail, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  5. [5] Hisyam bin Hassan, Al Azdiy Al Qurdusiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 148 H, hidup di Bashrah.
  6. [6] Hafshah binti Sirin, Ummu Al Hudzail, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  7. [7] Nusaibah binti Ka'ab, Al Anshariyyah Al Madaniyyah, Ummu 'Athiyyah, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah .
  8. [8] Hisyam bin Hassan, Al Azdiy Al Qurdusiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 148 H, hidup di Bashrah.
  9. [9] Hafshah binti Sirin, Ummu Al Hudzail, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  10. [10] Nusaibah binti Ka'ab, Al Anshariyyah Al Madaniyyah, Ummu 'Athiyyah, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah .