Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 7008

Kitab: Jenazah

Bab: Bagaimana cara mengkafani orang yang meninggal dunia dalam keadaan sedang ihram?

حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ أَخْبَرَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ
أَنَّ رَجُلًا وَقَصَهُ بَعِيرُهُ وَنَحْنُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُحْرِمٌ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اغْسِلُوهُ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ وَكَفِّنُوهُ فِي ثَوْبَيْنِ وَلَا تُمِسُّوهُ طِيبًا وَلَا تُخَمِّرُوا رَأْسَهُ فَإِنَّ اللَّهَ يَبْعَثُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مُلَبِّيًا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu An-Nu'man[1] telah mengabarkan kepada kami Abu 'Awanah[2] dari Abu Bisyir[3] dari Sa'id bin Jubair[4] dari Ibnu 'Abbas Ram[5]; Bahwa ada seorang laki-laki yang sedang berihram dijatuhkan oleh untanya yang saat itu kami sedang bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Mandikanlah dia dengan air yang dicampur daun bidara dan kafanilah dengan dua helai kain dan janganlah diberi wewangian dan jangan pula diberi tutup kepala (serban) karena dia nanti akan dibangkitkan pada hari qiyamat dalam keadaan bertalbiyyah".

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Al Fadlol, As Sadusiy, Abu An Nu'man, Arim, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 224 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] "Wadldloh bin 'Abdullah, maula Yazid bin 'Atha'", Al Yasykuriy Al Wasithiy, Abu 'Awanah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 176 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah .
  3. [3] Ja'far bin Iyas bin Abi Wahsyiyah, Abu Bisyir, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 125 H, hidup di Hait.
  4. [4] Sa'id bin Jubair bin Hisyam, Al Asadiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 94 H, hidup di Kufah, wafat di Iraq.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.