Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ النَّضْرِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَعْتَقَ شِقْصًا لَهُ فِي عَبْدٍ فَخَلَاصُهُ فِي مَالِهِ إِنْ كَانَ لَهُ مَالٌ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ مَالٌ اسْتُسْعِيَ الْعَبْدُ غَيْرَ مَشْقُوقٍ عَلَيْهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Isma'il[1] telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Abi 'Arubah[2] dari Qatadah[3] dari An Nadhr bin Anas[4] dari Basyir bin Nahik[5] dari Abu Hurairah[6] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa membebaskan setengah bagian dari budak yang ia miliki, maka penyelesaiannya ada dalam hartanya, jika ia mempunyai harta ia bisa menebusnya dan jika tidak, ia bisa memperkerjakan budak itu seharga tebusannya dan tidak boleh membebaninya diluar kemampuan."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Isma'il bin Ibrahim bin Muqsim, Al Asadiy, Abu Bisyir, Ibnu 'Ulayyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 193 H, hidup di Bashrah, wafat di Baghdad.
  2. [2] Sa'id bin Abi 'Urubah Mihran, Al Yasykuriy Al 'Adawiy, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 156 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  4. [4] An Nadlir bin Anas bin Malik, Abu Malik, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  5. [5] Basyir bin Nahik, Abu Asy Sya'sya', Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  6. [6] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.