Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ مُوسَى بْنِ وَرْدَانَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ مَاتَ مُرَابِطًا وُقِيَ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَأُومِنَ مِنْ الْفَزَعِ الْأَكْبَرِ وَغُدِيَ عَلَيْهِ وَرِيحَ بِرِزْقِهِ مِنْ الْجَنَّةِ وَكُتِبَ لَهُ أَجْرُ الْمُرَابِطِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Dawud[1] telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi'ah[2] dari Musa bin Wardan[3] dari Abu Hurairah[4] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa meninggal ketika ribath, maka akan dijaga dari fitnah kubur dan diberikan keamanan dari ketakutan yang besar (di hari kiamat), diberi kenikmatan makanan dan diistirahatkan dengan rezeki dari surga, serta ditulis untuknya pahala murobith (penjaga perbatasan jihad) hingga hari kiamat."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Musa bin Daud, Adl Dlabbiy Al Khalqaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 217 H, hidup di Thabariyah, wafat di Thabariyah.
  2. [2] Abdullah bin Lahi'ah, Al Hadlramiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 174 H, hidup di Maru.
  3. [3] Musa bin Wardan, Al Qurasyiy Al 'Amiriy, Abu 'Umar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Maru.
  4. [4] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.