Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4590

Kitab: Adab

Bab: Penjelasan tentang berbakti kepada kedua orang tua

حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَهْدِيٍّ وَعُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ الْمَعْنَى قَالُوا حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سُلَيْمَانَ عَنْ أَسِيدِ بْنِ عَلِيِّ بْنِ عُبَيْدٍ مَوْلَى بَنِي سَاعِدَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي أُسَيْدٍ مَالِكِ بْنِ رَبِيعَةَ السَّاعِدِيِّ قَالَ
بَيْنَا نَحْنُ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ جَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ بَنِي سَلَمَةَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ بَقِيَ مِنْ بِرِّ أَبَوَيَّ شَيْءٌ أَبَرُّهُمَا بِهِ بَعْدَ مَوْتِهِمَا قَالَ نَعَمْ الصَّلَاةُ عَلَيْهِمَا وَالِاسْتِغْفَارُ لَهُمَا وَإِنْفَاذُ عَهْدِهِمَا مِنْ بَعْدِهِمَا وَصِلَةُ الرَّحِمِ الَّتِي لَا تُوصَلُ إِلَّا بِهِمَا وَإِكْرَامُ صَدِيقِهِمَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Mahdi[1] dan Utsman bin Abu Syaibah[2] dan Muhammad Ibnul 'Ala`[3] secara makna, mereka berkata; telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Idris[4] dari 'Abdurrahman bin Sulaiman[5] dari Asid bin Ali bin Ubaid[6] -mantan budak (yang telah dimerdekakan oleh) bani Sa'idah- dari Bapaknya[7] dari Abu Usaid Malik bin Rabi'ah As Sa'idi[8] ia berkata, "Ketika kami sedang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, tiba-tiba ada seorang laki-laki dari bani Salamah datang kepada beliau. Laki-laki bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah masih ada ruang untuk aku berbuat baik kepada kedua orang tuaku setelah mereka meninggal?" beliau menjawab: "Ya. Mendoakan dan memintakan ampunan untuk keduanya, melaksanakan wasiatnya, menyambung jalinan silaturahmi mereka dan memuliakan teman mereka."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ibrahim bin Mahdiy, Al Baghdadiy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 225 H, hidup di Mushayshah.
  2. [2] Utsman bin Muhammad bin Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, AbuAl Hasan, Ibnu Abi Syaibah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Muhammad bin Al 'Alaa' bin Kuraib, Al Hamdaniy, Abu Kuraib, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 248 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Abdullah bin Idris bin Yazid bin 'Abdur Rahman bin Al Aswad, Al Awdiy Az Zi'afiriy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 192 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Abdur Rahman bin Sulaiman bin 'Abdullah bin Hanzhalah, Al Anshariy Al Ausiy, Abu Sulaiman, Ibnu Al Ghasil, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 172 H, hidup di Madinah.
  6. [6] Asid bin 'Ali bin 'Ubaid, As Saa'idiy, Tabi'in kalangan biasa.
  7. [7] Ali bin 'Ubaid, Al Anshariy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah.
  8. [8] Malik bin Rabi'ah bin Al Badan, As Saa'idiy Al Anshariy, Abu Usaid, Shahabat, wafat tahun 60 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah .