Skip to content

Surat Al-Baqarah - Page: 29

(Sapi Betina / The Cow)

Quran Word By Word (Perkata) - English-Indonesia (Al-Baqara)

281

وَاتَّقُوْا يَوْمًا تُرْجَعُوْنَ فِيْهِ اِلَى اللّٰهِ ۗثُمَّ تُوَفّٰى كُلُّ نَفْسٍ مَّا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَ ࣖ ٢٨١

wa-ittaqū
وَٱتَّقُوا۟
And fear
dan peliharalah dirimu
yawman
يَوْمًا
a Day
(pada) hari
tur'jaʿūna
تُرْجَعُونَ
you will be brought back
kalian dikembalikan
fīhi
فِيهِ
[in it]
padanya (hari itu)
ilā
إِلَى
to
kepada
l-lahi
ٱللَّهِۖ
Allah
Allah
thumma
ثُمَّ
Then
kemudian
tuwaffā
تُوَفَّىٰ
(will be) repaid in full
dibalas dengan sempurna
kullu
كُلُّ
every
tiap-tiap
nafsin
نَفْسٍ
soul
diri
مَّا
what
apa
kasabat
كَسَبَتْ
it earned
ia kerjakan
wahum
وَهُمْ
and they
dan mereka
لَا
not
tidak
yuẓ'lamūna
يُظْلَمُونَ
will be wronged
(mereka) dianiaya
And fear a Day when you will be returned to Allah. Then every soul will be compensated for what it earned, and they will not be wronged [i.e., treated unjustly]. (QS. [2]Al-Baqarah verse 281)
Dan peliharalah dirimu dari (azab yang terjadi pada) hari yang pada waktu itu kamu semua dikembalikan kepada Allah. Kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan). (QS. [2] Al-Baqarah: 281)
Tafsir
282

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى فَاكْتُبُوْهُۗ وَلْيَكْتُبْ بَّيْنَكُمْ كَاتِبٌۢ بِالْعَدْلِۖ وَلَا يَأْبَ كَاتِبٌ اَنْ يَّكْتُبَ كَمَا عَلَّمَهُ اللّٰهُ فَلْيَكْتُبْۚ وَلْيُمْلِلِ الَّذِيْ عَلَيْهِ الْحَقُّ وَلْيَتَّقِ اللّٰهَ رَبَّهٗ وَلَا يَبْخَسْ مِنْهُ شَيْـًٔاۗ فَاِنْ كَانَ الَّذِيْ عَلَيْهِ الْحَقُّ سَفِيْهًا اَوْ ضَعِيْفًا اَوْ لَا يَسْتَطِيْعُ اَنْ يُّمِلَّ هُوَ فَلْيُمْلِلْ وَلِيُّهٗ بِالْعَدْلِۗ وَاسْتَشْهِدُوْا شَهِيْدَيْنِ مِنْ رِّجَالِكُمْۚ فَاِنْ لَّمْ يَكُوْنَا رَجُلَيْنِ فَرَجُلٌ وَّامْرَاَتٰنِ مِمَّنْ تَرْضَوْنَ مِنَ الشُّهَدَۤاءِ اَنْ تَضِلَّ اِحْدٰىهُمَا فَتُذَكِّرَ اِحْدٰىهُمَا الْاُخْرٰىۗ وَلَا يَأْبَ الشُّهَدَۤاءُ اِذَا مَا دُعُوْا ۗ وَلَا تَسْـَٔمُوْٓا اَنْ تَكْتُبُوْهُ صَغِيْرًا اَوْ كَبِيْرًا اِلٰٓى اَجَلِهٖۗ ذٰلِكُمْ اَقْسَطُ عِنْدَ اللّٰهِ وَاَقْوَمُ لِلشَّهَادَةِ وَاَدْنٰىٓ اَلَّا تَرْتَابُوْٓا اِلَّآ اَنْ تَكُوْنَ تِجَارَةً حَاضِرَةً تُدِيْرُوْنَهَا بَيْنَكُمْ فَلَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ اَلَّا تَكْتُبُوْهَاۗ وَاَشْهِدُوْٓا اِذَا تَبَايَعْتُمْ ۖ وَلَا يُضَاۤرَّ كَاتِبٌ وَّلَا شَهِيْدٌ ەۗ وَاِنْ تَفْعَلُوْا فَاِنَّهٗ فُسُوْقٌۢ بِكُمْ ۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗ وَيُعَلِّمُكُمُ اللّٰهُ ۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ٢٨٢

yāayyuhā
يَٰٓأَيُّهَا
O you
wahai
alladhīna
ٱلَّذِينَ
who
orang-orang yang
āmanū
ءَامَنُوٓا۟
believe[d]!
beriman
idhā
إِذَا
When
apabila
tadāyantum
تَدَايَنتُم
you contract with one another
kamu berhutang piutang
bidaynin
بِدَيْنٍ
any debt
dengan hutang
ilā
إِلَىٰٓ
for
sampai
ajalin
أَجَلٍ
a term
waktu
musamman
مُّسَمًّى
fixed
yang ditentukan
fa-uk'tubūhu
فَٱكْتُبُوهُۚ
then write it
maka hendaklah kamu menuliskannya
walyaktub
وَلْيَكْتُب
And let write
dan hendaklah menulis
baynakum
بَّيْنَكُمْ
between you
diantara kamu
kātibun
كَاتِبٌۢ
a scribe
seorang penulis
bil-ʿadli
بِٱلْعَدْلِۚ
in justice
dengan adil
walā
وَلَا
And not
dan tidak
yaba
يَأْبَ
(should) refuse
enggan
kātibun
كَاتِبٌ
a scribe
seorang penulis
an
أَن
that
bahwa
yaktuba
يَكْتُبَ
he writes
menulis
kamā
كَمَا
as
sebagaimana
ʿallamahu
عَلَّمَهُ
(has) taught him
telah mengajarkannya
l-lahu
ٱللَّهُۚ
Allah
Allah
falyaktub
فَلْيَكْتُبْ
So let him write
maka hendaklah ia menulis
walyum'lili
وَلْيُمْلِلِ
and let dictate
dan hendaklah membacakan
alladhī
ٱلَّذِى
the one
orang yang
ʿalayhi
عَلَيْهِ
on whom
atasnya
l-ḥaqu
ٱلْحَقُّ
(is) the right
hak
walyattaqi
وَلْيَتَّقِ
and let him fear
dan hendaklah ia bertakwa
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
Allah
rabbahu
رَبَّهُۥ
his Lord
Tuhannya
walā
وَلَا
and (let him) not
dan janganlah
yabkhas
يَبْخَسْ
diminish
ia mengurangi
min'hu
مِنْهُ
from it
daripadanya
shayan
شَيْـًٔاۚ
anything
sesuatu/sedikitpun
fa-in
فَإِن
Then if
maka jika
kāna
كَانَ
is
ada
alladhī
ٱلَّذِى
the one
orang yang
ʿalayhi
عَلَيْهِ
on him
atasnya
l-ḥaqu
ٱلْحَقُّ
(is) the right
hak
safīhan
سَفِيهًا
(of) limited understanding
lemah akal
aw
أَوْ
or
atau
ḍaʿīfan
ضَعِيفًا
weak
lemah (keadaannya)
aw
أَوْ
or
atau
لَا
not
tidak
yastaṭīʿu
يَسْتَطِيعُ
capable
ia mampu
an
أَن
that
untuk
yumilla
يُمِلَّ
(can) dictate
membacakan
huwa
هُوَ
he
ia
falyum'lil
فَلْيُمْلِلْ
then let dictate
maka hendaklah membacakan
waliyyuhu
وَلِيُّهُۥ
his guardian
walinya
bil-ʿadli
بِٱلْعَدْلِۚ
with justice
dengan adil
wa-is'tashhidū
وَٱسْتَشْهِدُوا۟
And call for evidence
dan persaksikanlah
shahīdayni
شَهِيدَيْنِ
two witnesses
dua orang saksi
min
مِن
among
dari
rijālikum
رِّجَالِكُمْۖ
your men
orang-orang laki-lakimu
fa-in
فَإِن
And if
maka jika
lam
لَّمْ
not
tidak
yakūnā
يَكُونَا
there are
ada
rajulayni
رَجُلَيْنِ
two men
dua orang lelaki
farajulun
فَرَجُلٌ
then one man
maka seorang lelaki
wa-im'ra-atāni
وَٱمْرَأَتَانِ
and two women
dan dua orang perempuan
mimman
مِمَّن
of whom
dari orang
tarḍawna
تَرْضَوْنَ
you agree
kamu ridhai
mina
مِنَ
of
dari
l-shuhadāi
ٱلشُّهَدَآءِ
[the] witnesses
saksi-saksi
an
أَن
(so) that (if)
bahwa
taḍilla
تَضِلَّ
[she] errs
lupa
iḥ'dāhumā
إِحْدَىٰهُمَا
one of the two
salah seorang dari keduanya
fatudhakkira
فَتُذَكِّرَ
then will remind
maka mengingatkan
iḥ'dāhumā
إِحْدَىٰهُمَا
one of the two
salah seorang dari keduanya
l-ukh'rā
ٱلْأُخْرَىٰۚ
the other
yang lain
walā
وَلَا
And not
dan jangan
yaba
يَأْبَ
(should) refuse
enggan
l-shuhadāu
ٱلشُّهَدَآءُ
the witnesses
saksi-saksi itu
idhā
إِذَا
when
apabila
مَا
that
apa
duʿū
دُعُوا۟ۚ
they are called
mereka seru/panggil
walā
وَلَا
And not
dan jangan
tasamū
تَسْـَٔمُوٓا۟
(be) weary
kamu jemu
an
أَن
that
bahwa/untuk
taktubūhu
تَكْتُبُوهُ
you write it
menuliskan
ṣaghīran
صَغِيرًا
small
kecil
aw
أَوْ
or
atau
kabīran
كَبِيرًا
large
besar
ilā
إِلَىٰٓ
for
sampai
ajalihi
أَجَلِهِۦۚ
its term
waktu
dhālikum
ذَٰلِكُمْ
That
demikian itu
aqsaṭu
أَقْسَطُ
(is) more just
lebih adil
ʿinda
عِندَ
near
disisi
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
Allah
wa-aqwamu
وَأَقْوَمُ
and more upright
dan lebih menguatkan
lilshahādati
لِلشَّهَٰدَةِ
for evidence
bagi persaksian
wa-adnā
وَأَدْنَىٰٓ
and nearer
dan lebih dekat
allā
أَلَّا
that not
untuk tidak
tartābū
تَرْتَابُوٓا۟ۖ
you (have) doubt
menimbulkan keragu-raguan
illā
إِلَّآ
except
kecuali
an
أَن
that
bahwa
takūna
تَكُونَ
be
itu (muamalah) adalah
tijāratan
تِجَٰرَةً
a transaction
perdagangan
ḥāḍiratan
حَاضِرَةً
present
tunai
tudīrūnahā
تُدِيرُونَهَا
you carry out
kamu jalankannya
baynakum
بَيْنَكُمْ
among you
diantaramu
falaysa
فَلَيْسَ
then not
maka tidak ada
ʿalaykum
عَلَيْكُمْ
on you
atas kalian
junāḥun
جُنَاحٌ
any sin
dosa
allā
أَلَّا
that not
untuk tidak
taktubūhā
تَكْتُبُوهَاۗ
you write it
kamu menulisnya
wa-ashhidū
وَأَشْهِدُوٓا۟
And take witness
dan persaksikanlah
idhā
إِذَا
when
apabila
tabāyaʿtum
تَبَايَعْتُمْۚ
you make commercial transaction
kamu berjual beli
walā
وَلَا
And not
dan jangan
yuḍārra
يُضَآرَّ
(should) be harmed
saling menyulitkan
kātibun
كَاتِبٌ
(the) scribe
penulis
walā
وَلَا
and not
dan jangan
shahīdun
شَهِيدٌۚ
(the) witness
saksi
wa-in
وَإِن
and if
dan jika
tafʿalū
تَفْعَلُوا۟
you do
kalian kerjakan
fa-innahu
فَإِنَّهُۥ
then indeed it
maka sesungguhnya itu
fusūqun
فُسُوقٌۢ
(is) sinful conduct
kefasikan
bikum
بِكُمْۗ
for you
dengan/untuk kalian
wa-ittaqū
وَٱتَّقُوا۟
and fear
dan bertakwalah
l-laha
ٱللَّهَۖ
Allah
Allah
wayuʿallimukumu
وَيُعَلِّمُكُمُ
And teaches
dan mengajarmu
l-lahu
ٱللَّهُۗ
Allah
Allah
wal-lahu
وَٱللَّهُ
And Allah
dan Allah
bikulli
بِكُلِّ
of every
dengan segala
shayin
شَىْءٍ
thing
sesuatu
ʿalīmun
عَلِيمٌ
(is) All-Knower
Maha Mengetahui
O you who have believed, when you contract a debt for a specified term, write it down. And let a scribe write [it] between you in justice. Let no scribe refuse to write as Allah has taught him. So let him write and let the one who has the obligation [i.e., the debtor] dictate. And let him fear Allah, his Lord, and not leave anything out of it. But if the one who has the obligation is of limited understanding or weak or unable to dictate himself, then let his guardian dictate in justice. And bring to witness two witnesses from among your men. And if there are not two men [available], then a man and two women from those whom you accept as witnesses – so that if one of them [i.e., the women] errs, then the other can remind her. And let not the witnesses refuse when they are called upon. And do not be [too] weary to write it, whether it is small or large, for its [specified] term. That is more just in the sight of Allah and stronger as evidence and more likely to prevent doubt between you, except when it is an immediate transaction which you conduct among yourselves. For [then] there is no blame upon you if you do not write it. And take witnesses when you conclude a contract. Let no scribe be harmed or any witness. For if you do so, indeed, it is [grave] disobedience in you. And fear Allah. And Allah teaches you. And Allah is Knowing of all things. (QS. [2]Al-Baqarah verse 282)
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua oang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu'amalahmu itu), kecuali jika mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. [2] Al-Baqarah: 282)
Tafsir
283

۞ وَاِنْ كُنْتُمْ عَلٰى سَفَرٍ وَّلَمْ تَجِدُوْا كَاتِبًا فَرِهٰنٌ مَّقْبُوْضَةٌ ۗفَاِنْ اَمِنَ بَعْضُكُمْ بَعْضًا فَلْيُؤَدِّ الَّذِى اؤْتُمِنَ اَمَانَتَهٗ وَلْيَتَّقِ اللّٰهَ رَبَّهٗ ۗ وَلَا تَكْتُمُوا الشَّهَادَةَۗ وَمَنْ يَّكْتُمْهَا فَاِنَّهٗٓ اٰثِمٌ قَلْبُهٗ ۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ عَلِيْمٌ ࣖ ٢٨٣

wa-in
وَإِن
And if
dan jika
kuntum
كُنتُمْ
you are
kalian adalah
ʿalā
عَلَىٰ
on
atas/dalam
safarin
سَفَرٍ
a journey
perjalanan
walam
وَلَمْ
and not
dan tidak
tajidū
تَجِدُوا۟
you find
kamu memperoleh
kātiban
كَاتِبًا
a scribe
seorang penulis
farihānun
فَرِهَٰنٌ
then pledge
maka barang jaminan
maqbūḍatun
مَّقْبُوضَةٌۖ
in hand
yang dipegang
fa-in
فَإِنْ
Then if
maka jika
amina
أَمِنَ
entrusts
mempercayai
baʿḍukum
بَعْضُكُم
one of you
sebagian kamu
baʿḍan
بَعْضًا
(to) another
sebagian yang lain
falyu-addi
فَلْيُؤَدِّ
then let discharge
maka hendaklah menunaikan
alladhī
ٱلَّذِى
the one who
orang yang
u'tumina
ٱؤْتُمِنَ
is entrusted
dipercayai
amānatahu
أَمَٰنَتَهُۥ
his trust
amanatnya
walyattaqi
وَلْيَتَّقِ
And let him fear
maka hendaklah bertakwa
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
Allah
rabbahu
رَبَّهُۥۗ
his Lord
Tuhannya
walā
وَلَا
And (do) not
dan jangan
taktumū
تَكْتُمُوا۟
conceal
kamu sembunyikan
l-shahādata
ٱلشَّهَٰدَةَۚ
the evidence
persaksian
waman
وَمَن
And whoever
dan barang siapa
yaktum'hā
يَكْتُمْهَا
conceals it
menyembunyikannya
fa-innahu
فَإِنَّهُۥٓ
then indeed he
maka sesungguhnya ia
āthimun
ءَاثِمٌ
(is) sinful -
berdosa
qalbuhu
قَلْبُهُۥۗ
his heart
hatinya
wal-lahu
وَٱللَّهُ
And Allah
dan Allah
bimā
بِمَا
of what
dengan/terhadap apa
taʿmalūna
تَعْمَلُونَ
you do
kamu kerjakan
ʿalīmun
عَلِيمٌ
(is) All-Knower
Maha Mengetahui
And if you are on a journey and cannot find a scribe, then a security deposit [should be] taken. And if one of you entrusts another, then let him who is entrusted discharge his trust [faithfully] and let him fear Allah, his Lord. And do not conceal testimony, for whoever conceals it – his heart is indeed sinful, and Allah is Knowing of what you do. (QS. [2]Al-Baqarah verse 283)
Jika kamu dalam perjalanan (dan bermu'amalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang (oleh yang berpiutang). Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (hutangnya) dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya; dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan barangsiapa yang menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya; dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. [2] Al-Baqarah: 283)
Tafsir
284

لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ ۗ وَاِنْ تُبْدُوْا مَا فِيْٓ اَنْفُسِكُمْ اَوْ تُخْفُوْهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللّٰهُ ۗ فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَّشَاۤءُ ۗ وَاللّٰهُ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ٢٨٤

lillahi
لِّلَّهِ
To Allah (belongs)
milik Allah
مَا
whatever
apa
فِى
(is) in
di
l-samāwāti
ٱلسَّمَٰوَٰتِ
the heavens
langit(jamak)
wamā
وَمَا
and whatever
dan apa
فِى
(is) in
di
l-arḍi
ٱلْأَرْضِۗ
the earth
bumi
wa-in
وَإِن
And if
dan jika
tub'dū
تُبْدُوا۟
you disclose
kamu melahirkan
مَا
what
apa
فِىٓ
(is) in
di dalam
anfusikum
أَنفُسِكُمْ
yourselves
diri kalian sendiri
aw
أَوْ
or
atau
tukh'fūhu
تُخْفُوهُ
you conceal it
kamu menyembunyikannya
yuḥāsib'kum
يُحَاسِبْكُم
will call you to account
akan membuat perhitungan padamu
bihi
بِهِ
for it
dengannya
l-lahu
ٱللَّهُۖ
Allah
Allah
fayaghfiru
فَيَغْفِرُ
Then He will forgive
maka Dia mengampuni
liman
لِمَن
[to] whom
kepada siapa
yashāu
يَشَآءُ
He wills
Dia kehendaki
wayuʿadhibu
وَيُعَذِّبُ
and He will punish
dan Dia menyiksa
man
مَن
whom
siapa/orang
yashāu
يَشَآءُۗ
He wills
Dia kehendaki
wal-lahu
وَٱللَّهُ
And Allah
dan Allah
ʿalā
عَلَىٰ
on
atas
kulli
كُلِّ
every
segala
shayin
شَىْءٍ
thing
sesuatu
qadīrun
قَدِيرٌ
(is) All-Powerful
Maha Kuasa
To Allah belongs whatever is in the heavens and whatever is in the earth. Whether you show what is within yourselves or conceal it, Allah will bring you to account for it. Then He will forgive whom He wills and punish whom He wills, and Allah is over all things competent. (QS. [2]Al-Baqarah verse 284)
Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. [2] Al-Baqarah: 284)
Tafsir
285

اٰمَنَ الرَّسُوْلُ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْهِ مِنْ رَّبِّهٖ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ كُلٌّ اٰمَنَ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖۗ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ اَحَدٍ مِّنْ رُّسُلِهٖ ۗ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَاِلَيْكَ الْمَصِيْرُ ٢٨٥

āmana
ءَامَنَ
Believed
telah beriman
l-rasūlu
ٱلرَّسُولُ
the Messenger
Rasul-Rasul
bimā
بِمَآ
in what
kepada apa
unzila
أُنزِلَ
was revealed
diturunkan
ilayhi
إِلَيْهِ
to him
kepadanya
min
مِن
from
dari
rabbihi
رَّبِّهِۦ
his Lord
Tuhannya
wal-mu'minūna
وَٱلْمُؤْمِنُونَۚ
and the believers
dan orang-orang mukmin
kullun
كُلٌّ
All
semuanya
āmana
ءَامَنَ
believed
beriman
bil-lahi
بِٱللَّهِ
in Allah
kepada Allah
wamalāikatihi
وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ
and His Angels
dan Malaikat-MalaikatNya
wakutubihi
وَكُتُبِهِۦ
and His Books
dan Kitab-KitabNya
warusulihi
وَرُسُلِهِۦ
and His Messengers
dan Rasul-RasulNya
لَا
"Not
tidak
nufarriqu
نُفَرِّقُ
we make distinction
kami membeda-bedakan
bayna
بَيْنَ
between
diantara
aḥadin
أَحَدٍ
any
seorang
min
مِّن
of
dari
rusulihi
رُّسُلِهِۦۚ
His Messengers
rasul-rasulNya
waqālū
وَقَالُوا۟
And they said
dan mereka berkata
samiʿ'nā
سَمِعْنَا
"We heard
kami dengar
wa-aṭaʿnā
وَأَطَعْنَاۖ
and we obeyed
dan kami taat
ghuf'rānaka
غُفْرَانَكَ
(Grant) us Your forgiveness
ampunan-Mu
rabbanā
رَبَّنَا
our Lord
ya Tuhan kami
wa-ilayka
وَإِلَيْكَ
and to You
dan kepada Engkau
l-maṣīru
ٱلْمَصِيرُ
(is) the return"
tempat kembali
The Messenger has believed in what was revealed to him from his Lord, and [so have] the believers. All of them have believed in Allah and His angels and His books and His messengers, [saying], "We make no distinction between any of His messengers." And they say, "We hear and we obey. [We seek] Your forgiveness, our Lord, and to You is the [final] destination." (QS. [2]Al-Baqarah verse 285)
Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali". (QS. [2] Al-Baqarah: 285)
Tafsir
286

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ ٢٨٦

لَا
(Does) not
tidak
yukallifu
يُكَلِّفُ
burden
membebani
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
Allah
nafsan
نَفْسًا
any soul
seseorang
illā
إِلَّا
except
melainkan
wus'ʿahā
وُسْعَهَاۚ
its capacity
kesanggupannya
lahā
لَهَا
for it
baginya
مَا
what
apa
kasabat
كَسَبَتْ
it earned
usahakan
waʿalayhā
وَعَلَيْهَا
and against it
dan atasnya
مَا
what
apa
ik'tasabat
ٱكْتَسَبَتْۗ
it earned
kerjakan
rabbanā
رَبَّنَا
"Our Lord!
ya Tuhan kami
لَا
(Do) not
janganlah
tuākhidh'nā
تُؤَاخِذْنَآ
take us to task
Engkau hukum kami
in
إِن
if
jika
nasīnā
نَّسِينَآ
we forget
kami lupa
aw
أَوْ
or
atau
akhṭanā
أَخْطَأْنَاۚ
we err
kami bersalah
rabbanā
رَبَّنَا
Our Lord!
ya Tuhan kami
walā
وَلَا
And (do) not
dan janganlah
taḥmil
تَحْمِلْ
lay
Engkau bebankan
ʿalaynā
عَلَيْنَآ
upon us
atas kami
iṣ'ran
إِصْرًا
a burden
yang berat
kamā
كَمَا
like that
sebagaimana
ḥamaltahu
حَمَلْتَهُۥ
(which) You laid [it]
Engkau bebankannya
ʿalā
عَلَى
on
atas
alladhīna
ٱلَّذِينَ
those who
orang-orang yang
min
مِن
(were) from
dari
qablinā
قَبْلِنَاۚ
before us
sebelum kami
rabbanā
رَبَّنَا
Our Lord!
ya Tuhan kami
walā
وَلَا
[And] (do) not
dan jangan
tuḥammil'nā
تُحَمِّلْنَا
lay on us
Engkau pikulkan pada kami
مَا
what
apa
لَا
not
tidak
ṭāqata
طَاقَةَ
(the) strength
sanggup
lanā
لَنَا
we have
bagi kami
bihi
بِهِۦۖ
[of it] (to bear)
dengannya
wa-uʿ'fu
وَٱعْفُ
And pardon
dan maafkanlah
ʿannā
عَنَّا
[from] us
dari kami
wa-igh'fir
وَٱغْفِرْ
and forgive
dan ampunilah
lanā
لَنَا
[for] us
bagi kami
wa-ir'ḥamnā
وَٱرْحَمْنَآۚ
and have mercy on us
dan rahmatilah kami
anta
أَنتَ
You (are)
Engkau
mawlānā
مَوْلَىٰنَا
our Protector
penolong kami
fa-unṣur'nā
فَٱنصُرْنَا
so help us
maka tolonglah kami
ʿalā
عَلَى
against
atas/terhadap
l-qawmi
ٱلْقَوْمِ
the people
kaum
l-kāfirīna
ٱلْكَٰفِرِينَ
[the] disbelievers
orang-orang kafir
Allah does not charge a soul except [with that within] its capacity. It will have [the consequence of] what [good] it has gained, and it will bear [the consequence of] what [evil] it has earned. "Our Lord, do not impose blame upon us if we have forgotten or erred. Our Lord, and lay not upon us a burden like that which You laid upon those before us. Our Lord, and burden us not with that which we have no ability to bear. And pardon us; and forgive us; and have mercy upon us. You are our protector, so give us victory over the disbelieving people." (QS. [2]Al-Baqarah verse 286)
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir". (QS. [2] Al-Baqarah: 286)
Tafsir