Skip to content

Al-Qur'an Surat Al-Qamar Ayat 55

Al-Qamar Ayat ke-55 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

فِيْ مَقْعَدِ صِدْقٍ عِنْدَ مَلِيْكٍ مُّقْتَدِرٍ ࣖ ( القمر : ٥٥)

فِى
In
dalam
maqʿadi
مَقْعَدِ
a seat
tempat duduk
ṣid'qin
صِدْقٍ
(of) honor
kebenaran
ʿinda
عِندَ
near
disisi
malīkin
مَلِيكٍ
a King
yang menguasi/Raja (Tuhan)
muq'tadirin
مُّقْتَدِرٍۭ
Most Powerful
berkuasa

Transliterasi Latin:

Fī maq'adi ṣidqin 'inda malīkim muqtadir (QS. 54:55)

English Sahih:

In a seat of honor near a Sovereign, Perfect in Ability. (QS. [54]Al-Qamar verse 55)

Arti / Terjemahan:

Di tempat yang disenangi di sisi Tuhan Yang Berkuasa. (QS. Al-Qamar ayat 55)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Mereka tinggal di tempat yang disenangi dan penuh kebahagiaan, di sisi Tuhan Yang Mahakuasa.

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Bagi mereka yang bertakwa, Allah memberikan surgasurga sesuai tingkat ketakwaan mereka. Sebagaimana diketahui surga itu bertingkat-tingkat. Di dalam surga-surga mengalir sungaisungai yang menunjukkan bahwa surga adalah tempat yang menyejukkan, indah dan memberikan hasil yang banyak. Mereka menempati tempat yang benar yang tidak ada cacat atau kekurangannya dan mereka berada di bawah naungan Maharaja yang Mahakuasa, yang akan memberi mereka apa yang Ia kehendaki tanpa halangan siapa pun.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Di tempat yang benar) di majelis yang benar, karena tidak ada perkataan yang tidak berguna dan tidak pula ada perkataan yang berdosa di dalamnya; pengertian Maq'ad di sini adalah ditinjau dari segi jenisnya. Menurut qiraat yang lain lafal Maq'ad dibaca dalam bentuk jamak yaitu Maqaa'id. Makna yang dimaksud ialah bahwa ahli surga itu berada di dalam majelis-majelis surga dalam keadaan bebas dari perkataan yang tidak ada gunanya dan bebas pula dari hal-hal yang berdosa, keadaan mereka berbeda dengan keadaan majelis-majelis di dunia. Karena sesungguhnya majelis-majelis di dunia itu jarang sekali bebas dari hal-hal tersebut. Lafal ayat ini berkedudukan sebagai Khabar yang kedua, dan lafal Shidqin menjadi Badal dari lafal Shaadiqin, yakni Badal Ba'dh atau lainnya (di sisi Yang Maha Raja) merupakan perumpamaan yang mengandung makna Mubalaghah, yakni Maha Raja Yang Maha Perkasa lagi Maha Luas (lagi Maha Berkuasa) tiada sesuatu pun yang melemahkan-Nya, Dia adalah Allah swt. Lafal 'Inda menunjukkan isyarat yang mengandung makna derajat dan kedudukan mereka yang dekat di sisi-Nya, sebagai anugerah dari Allah swt. kepada para penghuni surga.

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Firman Allah Swt.:

di tempat yang disenangi. (Al-Qamar: 55)

Yaitu di rumah kemuliaan Allah dengan memperoleh rida, karunia, dan anugerah-Nya serta kebaj ikan-Nya yang amat berlimpah.

di sisi Tuhan Yang Berkuasa. (Al-Qamar: 55)

Yakni di sisi Tuhan Yang Mahabesar Yang Menciptakan segala sesuatu dan Yang Menentukan ukuran-ukurannya. Dia Mahakuasa atas semua yang dikehendaki-Nya dari apa yang diinginkan dan yang diperlukan oleh makhluk-Nya.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Amr ibnu Dinar, dari Amr ibnu Aus, dari Abdullah ibnu Amr yang menyampaikannya dari Nabi Saw. yang telah bersabda: Orang-orang yang berlaku adil berada di sisi Allah di atas mimbar-mimbar dari cahaya di sisi Kanan Tuhan Yang Maha Pemurah. Dan di hadapan-Nya merupakan sebelah kanan orang-orang yang adil dalam hukum mereka, keluarga mereka, dan apa yang dikuasakan kepada mereka.

Imam Muslim telah mengetengahkan hadis ini secara tunggal, juga Imam Nasai melalui Sufyan ibnu Uyaynah berikut dengan sanadnya dengan lafaz yang semisal

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Di tempat yang benar, tak ada main-main dan dosa, di sisi Tuhan Yang Mahakuasa.