Skip to content

Al-Qur'an Surat Taha Ayat 4

Taha Ayat ke-4 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

تَنْزِيْلًا مِّمَّنْ خَلَقَ الْاَرْضَ وَالسَّمٰوٰتِ الْعُلٰى ۗ ( طٰهٰ : ٤)

tanzīlan
تَنزِيلًا
A revelation
diturunkan
mimman
مِّمَّنْ
from (He) Who
dari yang
khalaqa
خَلَقَ
created
telah menciptakan
l-arḍa
ٱلْأَرْضَ
the earth
bumi
wal-samāwāti
وَٱلسَّمَٰوَٰتِ
and the heavens
dan langit
l-ʿulā
ٱلْعُلَى
[the] high
yang tinggi

Transliterasi Latin:

Tanzīlam mim man khalaqal-arḍa was-samāwātil-'ulā (QS. 20:4)

English Sahih:

A revelation from He who created the earth and highest heavens, (QS. [20]Taha verse 4)

Arti / Terjemahan:

Yaitu diturunkan dari Allah yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi. (QS. Taha ayat 4)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Wahai Nabi, Al-Qur’an ini diturunkan kepadamu dari Allah Yang Mahaagung yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi. Kandungannya merupakan petunjuk bagi mereka yang mau meyakini.

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa Al-Qur'an yang dibawa oleh Nabi Muhammad itu berasal dari Allah, Tuhan yang menciptakan alam, Yang Mahakuasa atas segala apa yang Dia kehendaki. Dialah yang menciptakan bumi dan semua apa yang terdapat di dalamnya. Dialah yang menciptakan langit yang amat luas beserta segala isinya.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Yaitu diturunkan) lafal Tanziilan ini menjadi Badal dari lafal Fi'il yang menashabkannya, yakni Nazzalahu Tanziilan (dari Allah yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi). Lafal Al 'Ula merupakan bentuk jamak dari kata 'Ulyaa, keadaannya sama dengan lafal Kubraa dan Kubar.

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Firman Allah Swt.:

...yaitu diturunkan dari Allah yang menciptakan bumi dan langit yang tinggi.

Al-Qur'an yang diturunkan kepadamu, hai Muhammad, adalah dari Tuhanmu, Tuhan segala sesuatu dan Yang Memilikinya serta Yang Maha­kuasa atas apa yang dikehendaki-Nya. Dialah yang menciptakan bumi yang datar lagi padat (tebal), dan Dialah yang menciptakan langit yang tinggi lagi lembut (tidak kelihatan)

Di dalam hadis yang dinilai sahih oleh Imam Turmuzi dan lain-lainnya disebutkan bahwa ketebalan setiap langit sama dengan jarak perjalanan lima ratus tahun. Dan antara permukaan suatu langit ke langit yang lainnya sama dengan jarak perjalanan lima ratus tahun.

Ibnu Abu Hatim dalam bab ini telah mengetengahkan Hadisul Au’lai melalui riwayat Al-Abbas, paman Rasulullah.

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Al-Qur'ân ini diturunkan kepadamu dari Allah Yang Mahakuasa, Pencipta bumi dan langit yang tinggi.