Al-Qur'an Surat Al-Baqarah Ayat 70

Al-Baqarah: 70 ~ Quran Terjemah Perkata dan Tafsir Bahasa Indonesia

قَالُوا ادْعُ لَنَا رَبَّكَ يُبَيِّنْ لَّنَا مَا هِيَۙ اِنَّ الْبَقَرَ تَشٰبَهَ عَلَيْنَاۗ وَاِنَّآ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَمُهْتَدُوْنَ

qālū
قَالُوا۟
They said
mereka berkata
ud'ʿu
ٱدْعُ
"Pray
mohonkanlah
lanā
لَنَا
for us
bagi kami
rabbaka
رَبَّكَ
(to) your Lord
Tuhanmu
yubayyin
يُبَيِّن
to make clear
agar Dia menerangkan
lanā
لَّنَا
to us
bagi kami
مَا
what
apa
hiya
هِىَ
it (is)
ia
inna
إِنَّ
Indeed
sesungguhnya
l-baqara
ٱلْبَقَرَ
[the] cows
sapi betina
tashābaha
تَشَٰبَهَ
look alike
samar/tidak jelas
ʿalaynā
عَلَيْنَا
to us
atas kami
wa-innā
وَإِنَّآ
And indeed we
dan sesungguhnya kami
in
إِن
if
jika
shāa
شَآءَ
wills
menghendaki
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah
Allah
lamuh'tadūna
لَمُهْتَدُونَ
(will) surely be those who are guided"
sungguh orang-orang yang mendapat petunjuk

Transliterasi Latin:

Qālud'u lanā rabbaka yubayyil lanā mā hiya innal-baqara tasyābaha 'alainā, wa innā in syā`allāhu lamuhtadụn (QS. 2:70)

Arti / Terjemahan:

Mereka berkata: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu)". (QS. Al-Baqarah ayat 70)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Ketidakpuasan mereka atas jawaban Nabi Musa diungkapkan dengan berkata, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami keterangan lebih lengkap agar Dia menjelaskan kepada kami secara lebih detail tentang keadaan sapi betina itu. Yang sedemikian ini karena sesungguhnya sapi itu masih juga belum begitu jelas bagi kami, dan jika Allah menghendaki dan berkenan memberikan keterangan selengkapnya, niscaya kami mendapat petunjuk tentang sapi itu, sehingga kami dapat menemukannya dan melaksanakan perintah dengan tepat seperti yang dijelaskan."

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Pada ayat ini mereka menanyakan lagi tentang apa yang telah mereka tanyakan sebelumnya, "Sapi apakah itu, karena sapi itu masih samar bagi kami." Semua itu sebenarnya sudah diterangkan. Tetapi mereka merasa belum sempurna penjelasan yang telah diberikan, bahkan bagi mereka masih samar-samar karena ciri-ciri sapi itu hampir serupa sehingga tidak dapat menemukan mana yang akan disembelih. Dengan pertanyaan yang terakhir, mereka mengharapkan mendapat petunjuk tentang sapi yang dibutuhkan atau petunjuk kepada hikmah dan rahasia perintah penyembelihan sapi itu.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Kata mereka, "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar dijelaskan-Nya bagi kami hakikat sapi betina itu) apakah yang dimanjakan ataukah yang dipekerjakan? (karena sesungguhnya sapi itu) yakni kalau jenisnya baru yang disebutkan sifatnya itu (masih samar bagi kami) karena banyaknya hingga kami tidak mengetahui mana yang dimaksud (dan sesungguhnya kami insya Allah akan memperoleh petunjuk.") untuk mendapatkannya. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa sekiranya mereka tidak mengucapkan insya Allah, tidaklah akan dijelaskan kepada mereka untuk selama-lamanya.

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Firman Allah Swt.:

karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami.

Yaitu karena banyaknya sapi betina. Maka berikanlah ciri-ciri khas sapi tersebut kepada kami dan jelaskanlah kepada kami secara rinci.

dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk.

untuk menemukannya.

Ibnu Abu Hatim meriwayatkan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Yahya Al-Audi As-Sufi, telah menceritakan kepada kami Abu Sa'id Ahmad ibnu Daud Al-Haddad, telah menceritakan kepada kami Surur ibnul Mugirah Al-Wasiti (anak lelaki saudara lelaki Mansur ibnu Zazan), dari Abbad ibnu Mansur, dari Al-Hasan, dari Abu Rafi’, dari Abu Hurairah r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Seandainya Bani Israil tidak mengatakan,

Dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk

niscaya mereka tidak akan diberi tahu (untuk mendapatkan sapi betina itu), tetapi ternyata mereka mengucapkan istisna (kalimat insya Allah)

Hadis ini diriwayatkan oleh Al-Hafiz Abu Bakar ibnu Murdawaih di dalam kitab tafsirnya dari jalur lain:

melalui Surur ibnul Mugirah: dari Zazan, dari Abbad ibnu Mansur, dari Al-Hasan, dari hadis Abu Rafi', dari Abu Hurairah r.a. yang menceritakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Seandainya kaum Bani Israil tidak mengatakan, "Dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk" (Al Baqarah:70), niscaya mereka tidak akan diberi untuk selama-lamanya. Dan seandainya mereka mengambil sapi betina mana pun, lalu mereka menyembelihnya, niscaya hal itu sudah cukup bagi mereka. Tetapi mereka membandel, maka Allah bersikap keras terhadap mereka.

Bila ditinjau dari segi jalur ini, maka hadis ini berpredikat garib, dan yang lebih baik ialah bila hadis ini dianggap sebagai perkataan Abu Hurairah, seperti yang telah disebutkan di atas, dari As-Saddi.

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Mereka bersikeras untuk bertanya lagi, "Mohonkan Tuhanmu untuk menerangkan kepada kami tentang hakikat sapi itu. Bagi kami, sapi itu masih samar. Kami, insya Allah, akan mengikuti petunjuk itu dengan seizin Allah."