Skip to content

Al-Qur'an Surat Al-Balad Ayat 8

Al-Balad Ayat ke-8 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

اَلَمْ نَجْعَلْ لَّهٗ عَيْنَيْنِۙ ( البلد : ٨)

alam
أَلَمْ
Have not
bukankah
najʿal
نَجْعَل
We made
Kami jadikan
lahu
لَّهُۥ
for him
baginya
ʿaynayni
عَيْنَيْنِ
two eyes?
dua buah mata

Transliterasi Latin:

A lam naj'al lahụ 'ainaīn (QS. 90:8)

English Sahih:

Have We not made for him two eyes? (QS. [90]Al-Balad verse 8)

Arti / Terjemahan:

Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata, (QS. Al-Balad ayat 8)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Allahlah yang berkuasa atasnya dan melihat setiap perbuatannya. Bukankah Kami telah menjadikan untuknya sepasang mata untuk membantunya melihat sekeliling,

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Allah selanjutnya bertanya mengenai orang itu, "Tidakkah Kami beri ia dua mata?" Artinya, untuk dapat mencari kekayaan, ia perlu dua mata, lalu siapakah yang memberinya dua mata itu bila bukan Allah? Untuk mencari rezeki ia perlu berbicara, lalu siapakah yang telah memberinya lidah dan dua bibir untuk mampu bicara? Dalam membesarkannya, ia telah menyusu pada kedua susu ibunya, siapakah yang telah menyediakan air susu ibunya itu bila bukan Allah? Dengan demikian, keberhasilannya adalah karena bantuan dan kasih sayang Allah. Oleh karena itu, ia tidak perlu menyombongkan dirinya karena hartanya.
Di samping itu, mata, lidah, dan nafsu adalah nikmat Allah kepadanya yang tiada taranya. Ia akan bertemu dengan dua jalan yang disediakan Allah, yaitu jalan yang benar dan jalan yang salah. Ia perlu menggunakan mata, lidah, dan nafsu itu untuk jalan yang diridai oleh Allah.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Bukankah Kami telah menjadikan) Istifham atau kata tanya di sini mengandung arti Taqrir (baginya dua buah mata,)

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Firman Allah Swt.:

{يَقُولُ أَهْلَكْتُ مَالا لُبَدًا}

Dia mengatakan, "Aku telah menghabiskan harta yang banyak.” (Al-Balad: 6)

Yakni anak Adam mengatakan bahwa dirinya telah membelanjakan harta yang banyak jumlahnya menurut Mujahid, Al-Hasan, Qatadah. As-Saddi, dan yang lainnya.

{أَيَحْسَبُ أَنْ لَمْ يَرَهُ أَحَدٌ}

Apakah dia menyangka bahwa tiada seorang pun yang melihatnya. (Al-Balad: 7)

Mujahid mengatakan bahwa apakah dia mengira bahwa Allah Swt. tidak melihatnya? Hal yang sama dikatakan oleh yang lainnya dari kalangan ulama Salaf.

Firman Allah Swt.:

{أَلَمْ نَجْعَلْ لَهُ عَيْنَيْنِ}

Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata. (Al-Balad: 8)

yang dengan kedua matanya itu dia melihat.

{وَلِسَانًا}

lidah. (Al-Balad: 9)

yang dengannya dia berbicara, lalu dapat mengungkapkan apa yang terkandung di dalam hatinya.

{وَشَفَتَيْنِ}

dan dua buah bibirnya. (Al-Balad: 9)

yang membantunya untuk berbicara dan makan serta menjadi anggota yang memperindah penampilan wajah dan mulutnya.

Al-Hafiz Ibnu Asakir di dalam auto biografi Abur Rabi' Ad-Dimasyqi telah meriwayatkan dari Mak-hul, bahwaNabi Saw. pernah bersabda:

Allah SWT. berfirman, "Hai anak Adam, Aku telah memberikan nikmat-nikmat yang besar kepadamu, yang tidak dapat kamu hitung bilangannya, dan kamu tidak akan mampu mensyukurinya. Dan sesungguhnya di antara nikmat yang Aku berikan kepadamu ialah Aku jadikan bagimu dua buah mata yang dengan keduanya kamu dapat melihat, dan Aku jadikan bagi keduanya kelopak. Maka gunakanlah keduanya untuk memandang apa yang telah Kuhalalkan bagimu, dan jika kamu melihat apa yang telah Kuharamkan bagimu, maka katupkanlah kedua kelopaknya. Dan Aku telah menjadikan bagimu lisan dan Kujadikan pula baginya penutupnya. Maka berbicaralah dengan apa yang telah Kuperintahkan kepadamu dan apa yang telah Kuhalalkan bagimu. Dan jika ditawarkan kepadamu apa yang telah Kuharamkan bagimu, maka tutuplah lisanmu (diamlah). Dan Aku telah menjadikan kemaluan bagimu, dan Aku telah menjadikan pula baginya penutup, maka gunakanlah kemaluanmu terhadap apa yang telah Kuhalalkan bagimu. Dan jika ditawarkan kepadamu apa yang telah Kuharamkan bagimu, maka turunkanlah penutupnya. Hai anak Adam, sesungguhnya Engkau tidak akan mampu menanggung murka-Ku dan tidak akan mampu menahan pembalasan (azab)-Ku.”

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Bukankah Kami telah menciptakan dua mata untuknya agar ia dapat melihat, juga lidah dan dua bibir agar dapat berbicara?