Skip to content

Al-Qur'an Surat As-Saffat Ayat 14

As-Saffat Ayat ke-14 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

وَاِذَا رَاَوْا اٰيَةً يَّسْتَسْخِرُوْنَۖ ( الصّٰۤفّٰت : ١٤)

wa-idhā
وَإِذَا
And when
dan apabila
ra-aw
رَأَوْا۟
they see
mereka melihat
āyatan
ءَايَةً
a Sign
tanda-tanda
yastaskhirūna
يَسْتَسْخِرُونَ
they mock
mereka memperolok-olok

Transliterasi Latin:

Wa iżā ra`au āyatay yastaskhirụn (QS. 37:14)

English Sahih:

And when they see a sign, they ridicule. (QS. [37]As-Saffat verse 14)

Arti / Terjemahan:

Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda kebesaran Allah, mereka sangat menghinakan. (QS. As-Saffat ayat 14)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Dan apabila mereka melihat suatu tanda kebesaran Allah berupa mukjizat yang diberikan kepada Nabi, seperti terbelahnya rembulan dan semisalnya, mereka memperolok-olokkan-nya.

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Allah menegaskan bahwa karena kekerasan hati orang-orang yang ingkar tadi, maka tidak akan ada manfaatnya apabila mereka diberi nasihat. Karena jiwa mereka telah dikotori tingkah laku dan perbuatan mereka sendiri.
Bilamana diperlihatkan kepada mereka dalil-dalil dan mukjizat-mukjizat yang menunjukkan kebenaran Nabi, mereka pun menertawakan dan memperolok-olokkannya serta menuduh Nabi sebagai seorang tukang sihir yang telah memperdaya pikiran mereka dan ingin menjauhkan mereka dari sembahan-sembahan nenek moyang mereka. Mereka juga mengatakan bahwa segala dalil-dalil kenabian yang beliau sampaikan dipandang sebagai permainan sihir. Mereka mengatakan bahwa semua bukti-bukti kebenaran yang dibawa Nabi itu tidak ada artinya sama sekali. Oleh karena itu, mereka menghindari seruan Nabi dan tetap berpegang kepada agama nenek moyang yang sudah dianut berabad-abad.
(16-17) Allah menunjukkan keingkaran kaum musyrikin terhadap peristiwa-peristiwa pada hari Kiamat. Kejadian-kejadian pada hari Kiamat itu membingungkan akal mereka. Mereka sama sekali tidak dapat mengerti apa yang dikatakan Nabi Muhammad bahwa tulang-belulang yang berserakan dan sudah menjadi tanah dapat dihidupkan kembali. Lebih mengherankan mereka lagi adalah kebangkitan nenek moyang mereka yang sudah lama terkubur dalam bumi, yang tidak ada bekasnya lagi, sehingga dengan demikian nenek moyang mereka itu tidak dapat hidup kembali. Semua ini ditanyakan mereka kepada Nabi saw.
(18-19) Allah memerintahkan Nabi Muhammad agar menjawab pertanyaan mereka secara tegas bahwa benar mereka dan nenek moyangnya akan dibangkitkan kembali sesudah menjadi tanah. Mereka yang ingkar itu menjadi hina di hadapan Allah Yang Mahatinggi. Sebagaimana Allah berfirman:

Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina. (al-Mu'min/40: 60)
Dalam ayat lain Allah berfirman:

¦ Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri. (an-Naml/27: 87)

Terjadinya hari Kiamat sangatlah mudah bagi Allah. Dengan satu teriakan saja yang ditiupkan dari sangkakala manusia akan bangkit dari kubur dan hidup kembali. Pada waktu itu, mereka akan menyaksikan terlaksananya ancaman Allah.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda kebesaran Allah) seperti terbelahnya bulan (mereka sangat menghinakan) mereka menghina dan mengejeknya.

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Firman Allah Swt.:

Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda. (Ash Shaaffat:14)

Yakni tanda yang jelas yang menunjukkan adanya hari berbangkit itu.

mereka sangat menghinakan. (Ash Shaaffat:14)

Mujahid dan Qatadah mengatakan bahwa mereka memperolok-olokkannya.

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Apabila mereka melihat bukti kekuasaan Allah, mereka saling mengajak satu sama lain untuk semakin mengejeknya.