Skip to content

Al-Qur'an Surat Saba' Ayat 17

Saba' Ayat ke-17 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

ذٰلِكَ جَزَيْنٰهُمْ بِمَا كَفَرُوْاۗ وَهَلْ نُجٰزِيْٓ اِلَّا الْكَفُوْرَ ( سبأ : ١٧)

dhālika
ذَٰلِكَ
That
demikianlah
jazaynāhum
جَزَيْنَٰهُم
We recompensed them
Kami memberi balasan kepada mereka
bimā
بِمَا
because
dengan apa/dengan sebab
kafarū
كَفَرُوا۟ۖ
they disbelieved
kafir/ingkar
wahal
وَهَلْ
And not
dan apakah/dan tidaklah
nujāzī
نُجَٰزِىٓ
We recompense
Kami memberi balasan
illā
إِلَّا
except
melainkan/kecuali
l-kafūra
ٱلْكَفُورَ
the ungrateful
orang-orang yang sangat kafir

Transliterasi Latin:

żālika jazaināhum bimā kafarụ, wa hal nujāzī illal-kafụr (QS. 34:17)

English Sahih:

[By] that We repaid them because they disbelieved. And do We [thus] repay except the ungrateful? (QS. [34]Saba verse 17)

Arti / Terjemahan:

Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab (yang demikian itu), melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir. (QS. Saba' ayat 17)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Demikianlah Kami memberi balasan kepada mereka dengan menjatuhkan hukuman tersebut karena kekafiran mereka. Dan Kami tidak menjatuhkan azab yang demikian itu melainkan hanya kepada orang yang sa-ngat kafir dan mengingkari nikmat-nikmat-Nya.

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Demikianlah sunatullah telah berlaku terhadap kaum Saba' sebagaimana yang berlaku bagi umat-umat yang sombong dan durhaka sebelumnya, tidak mau menerima kebenaran, serta selalu menolak dan membangkang terhadap ajaran Allah yang dibawa oleh para rasul-Nya. Demikianlah Allah menimpakan azab dan malapetaka kepada kaum kafir yang mengingkari dan tidak bersyukur atas nikmat yang dikaruniakan kepada mereka.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Demikianlah) penggantian itu (Kami memberi balasan kepada mereka karena kekafiran mereka) sebab kekafiran mereka. (Dan Kami tidak menjatuhkan pembalasan melainkan hanya kepada orang-orang yang sangat kafir) lafal Nujaazii dapat pula dibaca Yujaazii, artinya tidaklah diberi balasan azab melainkan hanya orang-orang yang sangat ingkar.

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Yakni Kami hukum mereka disebabkan kekafiran mereka. Mujahid mengatakan bahwa tidaklah disiksa melainkan hanya orang-orang yang sangat ingkar.

Al-Hasan Al-Basri mengatakan bahwa Mahabenar Allah Yang Mahabesar, tidaklah Dia menghukum dengan hukuman yang setimpal kecuali hanyalah orang-orang yang sangat kafir. Tawus mengatakan, tidaklah diberi pelajaran kecuali hanya orang-orang yang sangat kafir.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ali Ibnul Husain, telah menceritakan kepada kami Abu Umar ibnun Nahas Ar-Ramli, telah menceritakan kepada kami Hajjaj ibnu Muhammad, telah menceritakan kepada kami Abul Baida, dari Hisyam ibnu Saleh At-Taglabi, dari Ibnu Khairah (salah seorang pengikut sahabat Ali r.a.) yang mengatakan bahwa balasan bagi pendurhaka ialah lemah dalam beribadah, sempit dalam kehidupan, dan sulit mendapat kesenangan. Ketika ditanyakan kepadanya tentang makna yang dimaksud 'sulit mendapat kesenangan', Ibnu Khairah menjawab, "Tidaklah ia menjumpai kesenangan yang halal melainkan datang orang lain yang merebutnya dari tangannya."

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Hukuman itu Kami jatuhkan lantaran mereka ingkar dan enggan mensyukuri nikmat. Bukankah balasan itu sudah sepantasnya Kami berikan kepada orang-orang yang sangat kufur kepada Allah dan karunia- karunia-Nya?