Skip to content

Al-Qur'an Surat Asy-Syu'ara' Ayat 56

Asy-Syu'ara' Ayat ke-56 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

وَاِنَّا لَجَمِيْعٌ حٰذِرُوْنَ ۗ ( الشعراۤء : ٥٦)

wa-innā
وَإِنَّا
And indeed we
dan sesungguhnya kita
lajamīʿun
لَجَمِيعٌ
(are) surely a multitude
benar-benar semua
ḥādhirūna
حَٰذِرُونَ
forewarned"
berjaga-jaga

Transliterasi Latin:

Wa innā lajamī'un ḥāżirụn (QS. 26:56)

English Sahih:

And indeed, we are a cautious society..." (QS. [26]Ash-Shu'ara verse 56)

Arti / Terjemahan:

Dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga". (QS. Asy-Syu'ara' ayat 56)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

"Dan sesungguhnya kita semua, tanpa kecuali, harus selalu waspada, mawas diri terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi yang diperbuat oleh Musa dan Bani Israil." Kemudian Fir’aun bergerak mengejar Nabi Musa dan meninggalkan Mesir.

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Fir'aun mencari alasan memusuhi Bani Israil dengan mengatakan bahwa mereka adalah musuh yang selalu mengacau sehingga keamanan tidak terjamin. Bani Israil juga dikatakan senantiasa membangkitkan amarah, menganut agama baru, dan meninggalkan agama nenek moyang mereka. Mereka berani meninggalkan Mesir tanpa lebih dahulu minta izin, membawa kabur harta benda yang mereka pinjam dari Fir'aun dan rakyatnya. Fir'aun mengatakan kepada kaumnya untuk selalu hati-hati dan waspada menjaga agar jangan sampai perbuatan mereka berakibat jauh. Mereka mempunyai persenjataan yang cukup dan lengkap untuk mengalahkan Bani Israil.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Dan sesungghnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga") Kaum yang selalu bersiap-siap. Menurut Suatu qiraat Haadziruuna dibaca Hadziruuna artinya selalu waspada.

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga. (Asy-Syu'ara': 56)

Yaitu kita setiap waktu bersikap waspada terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh musuh. Dan segolongan ulama salaf membacanya Haziruna. Artinya selalu siap dengan senjata kita, dan sesungguhnya aku hendak membasmi mereka sampai ke akar-akarnya. Ternyata kejadiannya justru sebaliknya, dia dan bala tentaranyalah yang binasa.

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Sesungguhnya kita semua, seperti biasanya, senantiasa waspada dan siaga serta selalu dapat menyelesaikan masalah."