Skip to content

Surat An-Nur - Page: 6

(Cahaya / Light)

Quran Word By Word (Perkata) - English-Indonesia (An-Nur)

51

اِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِيْنَ اِذَا دُعُوْٓا اِلَى اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ اَنْ يَّقُوْلُوْا سَمِعْنَا وَاَطَعْنَاۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ ٥١

innamā
إِنَّمَا
Only
sesungguhnya hanyalah
kāna
كَانَ
is
adalah
qawla
قَوْلَ
(the) statement
perkataan
l-mu'minīna
ٱلْمُؤْمِنِينَ
(of) the believers
orang-orang yang beriman
idhā
إِذَا
when
tatkala
duʿū
دُعُوٓا۟
they are called
mereka dipanggil
ilā
إِلَى
to
kepada
l-lahi
ٱللَّهِ
Allah
Allah
warasūlihi
وَرَسُولِهِۦ
and His Messenger
dan Rasul-Nya
liyaḥkuma
لِيَحْكُمَ
to judge
agar dia menghukum
baynahum
بَيْنَهُمْ
between them
diantara mereka
an
أَن
(is) that
bahwa
yaqūlū
يَقُولُوا۟
they say
mereka berkata
samiʿ'nā
سَمِعْنَا
"We hear
kami mendengar
wa-aṭaʿnā
وَأَطَعْنَاۚ
and we obey"
dan kami mentaati
wa-ulāika
وَأُو۟لَٰٓئِكَ
And those
dan mereka itu
humu
هُمُ
[they]
mereka
l-muf'liḥūna
ٱلْمُفْلِحُونَ
(are) the successful
orang-orang yang beruntung
The only statement of the [true] believers when they are called to Allah and His Messenger to judge between them is that they say, "We hear and we obey." And those are the successful. (QS. [24]An-Nur verse 51)
Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. "Kami mendengar, dan kami patuh". Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. [24] An-Nur: 51)
Tafsir
52

وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ وَيَخْشَ اللّٰهَ وَيَتَّقْهِ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفَاۤىِٕزُوْنَ ٥٢

waman
وَمَن
And whoever
dan barangsiapa
yuṭiʿi
يُطِعِ
obeys
dia taat
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
Allah
warasūlahu
وَرَسُولَهُۥ
and His Messenger
dan Rasul-Nya
wayakhsha
وَيَخْشَ
and fears
dan dia takut
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
Allah
wayattaqhi
وَيَتَّقْهِ
and (is) conscious of Him
dan bertakwa kepada-Nya
fa-ulāika
فَأُو۟لَٰٓئِكَ
then those
maka mereka itu
humu
هُمُ
[they]
mereka
l-fāizūna
ٱلْفَآئِزُونَ
(are) the successful ones
orang-orang yang mendapat kemenangan
And whoever obeys Allah and His Messenger and fears Allah and is conscious of Him – it is those who are the attainers. (QS. [24]An-Nur verse 52)
Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan. (QS. [24] An-Nur: 52)
Tafsir
53

۞ وَاَقْسَمُوْا بِاللّٰهِ جَهْدَ اَيْمَانِهِمْ لَىِٕنْ اَمَرْتَهُمْ لَيَخْرُجُنَّۗ قُلْ لَّا تُقْسِمُوْاۚ طَاعَةٌ مَّعْرُوْفَةٌ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ ٥٣

wa-aqsamū
وَأَقْسَمُوا۟
And they swear
dan mereka bersumpah
bil-lahi
بِٱللَّهِ
by Allah
dengan Allah
jahda
جَهْدَ
strong
sungguh-sungguh
aymānihim
أَيْمَٰنِهِمْ
their oaths
sumpah mereka
la-in
لَئِنْ
that if
sungguh jika
amartahum
أَمَرْتَهُمْ
you ordered them
kamu menyuruh mereka
layakhrujunna
لَيَخْرُجُنَّۖ
surely they (would) go forth
pasti mereka keluar/pergi
qul
قُل
Say
katakanlah
لَّا
"(Do) not
jangan
tuq'simū
تُقْسِمُوا۟ۖ
swear
kamu bersumpah
ṭāʿatun
طَاعَةٌ
Obedience
ketaatan
maʿrūfatun
مَّعْرُوفَةٌۚ
(is) known
kebaikan/lebih baik
inna
إِنَّ
Indeed
sesungguhnya
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
Allah
khabīrun
خَبِيرٌۢ
(is) All-Aware
Maha Mengetahui
bimā
بِمَا
of what
dengan/terhadap apa
taʿmalūna
تَعْمَلُونَ
you do"
kamu kerjakan
And they swear by Allah their strongest oaths that if you ordered them, they would go forth [in Allah's cause]. Say, "Do not swear. [Such] obedience is known. Indeed, Allah is [fully] Aware of that which you do." (QS. [24]An-Nur verse 53)
Dan mereka bersumpah dengan nama Allah sekuat-kuat sumpah, jika kamu suruh mereka berperang, pastilah mereka akan pergi. Katakanlah: "Janganlah kamu bersumpah, (karena ketaatan yang diminta ialah) ketaatan yang sudah dikenal. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. [24] An-Nur: 53)
Tafsir
54

قُلْ اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَۚ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَاِنَّمَا عَلَيْهِ مَا حُمِّلَ وَعَلَيْكُمْ مَّا حُمِّلْتُمْۗ وَاِنْ تُطِيْعُوْهُ تَهْتَدُوْاۗ وَمَا عَلَى الرَّسُوْلِ اِلَّا الْبَلٰغُ الْمُبِيْنُ ٥٤

qul
قُلْ
Say
katakanlah
aṭīʿū
أَطِيعُوا۟
"Obey
taatlah kamu
l-laha
ٱللَّهَ
Allah
Allah
wa-aṭīʿū
وَأَطِيعُوا۟
and obey
dan taatlah kamu
l-rasūla
ٱلرَّسُولَۖ
the Messenger
Rasul
fa-in
فَإِن
but if
maka jika
tawallaw
تَوَلَّوْا۟
you turn away
kamu berpaling
fa-innamā
فَإِنَّمَا
then only
maka sesungguhnya/hanyalah
ʿalayhi
عَلَيْهِ
upon him
atasnya (Rasul)
مَا
(is) what
apa
ḥummila
حُمِّلَ
(is) placed on him
yang dibebankan
waʿalaykum
وَعَلَيْكُم
and on you
dan atas kamu
مَّا
(is) what
apa
ḥummil'tum
حُمِّلْتُمْۖ
(is) placed on you
yang dibebankan atasmu
wa-in
وَإِن
And if
dan jika
tuṭīʿūhu
تُطِيعُوهُ
you obey him
kamu mentaatinya
tahtadū
تَهْتَدُوا۟ۚ
you will be guided
kamu mendapat petunjuk
wamā
وَمَا
And not
dan tidaklah
ʿalā
عَلَى
(is) on
atas
l-rasūli
ٱلرَّسُولِ
the Messenger
Rasul
illā
إِلَّا
except
kecuali
l-balāghu
ٱلْبَلَٰغُ
the conveyance
penyampaian
l-mubīnu
ٱلْمُبِينُ
[the] clear"
nyata/terang
Say, "Obey Allah and obey the Messenger; but if you turn away – then upon him is only that [duty] with which he has been charged, and upon you is that with which you have been charged. And if you obey him, you will be [rightly] guided. And there is not upon the Messenger except the [responsibility for] clear notification." (QS. [24]An-Nur verse 54)
Katakanlah: "Taat kepada Allah dan taatlah kepada rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul itu adalah apa yang dibebankan kepadanya, dan kewajiban kamu sekalian adalah semata-mata apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tidak lain kewajiban rasul itu melainkan menyampaikan (amanat Allah) dengan terang". (QS. [24] An-Nur: 54)
Tafsir
55

وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى الْاَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۖ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمُ الَّذِى ارْتَضٰى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ اَمْنًاۗ يَعْبُدُوْنَنِيْ لَا يُشْرِكُوْنَ بِيْ شَيْـًٔاۗ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ ٥٥

waʿada
وَعَدَ
Allah (has) promised
telah berjanji
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah (has) promised
Allah
alladhīna
ٱلَّذِينَ
those who
orang-orang yang
āmanū
ءَامَنُوا۟
believe
beriman
minkum
مِنكُمْ
among you
diantara kamu
waʿamilū
وَعَمِلُوا۟
and do
dan mereka beramal
l-ṣāliḥāti
ٱلصَّٰلِحَٰتِ
righteous deeds
kebajikan/saleh
layastakhlifannahum
لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ
surely He will grant them succession
sungguh Dia menjadikan mereka berkuasa
فِى
in
di
l-arḍi
ٱلْأَرْضِ
the earth
bumi
kamā
كَمَا
as
sebagaimana
is'takhlafa
ٱسْتَخْلَفَ
He gave succession
berkuasa
alladhīna
ٱلَّذِينَ
to those who
orang-orang yang
min
مِن
(were) before them
dari
qablihim
قَبْلِهِمْ
(were) before them
sebelum mereka
walayumakkinanna
وَلَيُمَكِّنَنَّ
and that He will surely establish
dan sungguh Dia akan meneguhkan
lahum
لَهُمْ
for them
bagi mereka
dīnahumu
دِينَهُمُ
their religion
agama mereka
alladhī
ٱلَّذِى
which
yang
ir'taḍā
ٱرْتَضَىٰ
He has approved
Dia rida
lahum
لَهُمْ
for them
untuk mereka
walayubaddilannahum
وَلَيُبَدِّلَنَّهُم
and surely He will change for them
dan sungguh Dia akan mengganti mereka
min
مِّنۢ
after
dari
baʿdi
بَعْدِ
after
sesudah
khawfihim
خَوْفِهِمْ
their fear
takut mereka
amnan
أَمْنًاۚ
security
aman sentosa
yaʿbudūnanī
يَعْبُدُونَنِى
(for) they worship Me
mereka menyembah-Ku
لَا
not
tidak
yush'rikūna
يُشْرِكُونَ
they associate
mereka mempersekutukan
بِى
with Me
dengan Aku
shayan
شَيْـًٔاۚ
anything
sesuatu
waman
وَمَن
But whoever
dan barangsiapa
kafara
كَفَرَ
disbelieved
ia kafir
baʿda
بَعْدَ
after
sesudah
dhālika
ذَٰلِكَ
that
demikian/itu
fa-ulāika
فَأُو۟لَٰٓئِكَ
then those
maka mereka itu
humu
هُمُ
[they]
mereka
l-fāsiqūna
ٱلْفَٰسِقُونَ
(are) the defiantly disobedient
orang-orang yang fasik
Allah has promised those who have believed among you and done righteous deeds that He will surely grant them succession [to authority] upon the earth just as He granted it to those before them and that He will surely establish for them [therein] their religion which He has preferred for them and that He will surely substitute for them, after their fear, security, [for] they worship Me, not associating anything with Me. But whoever disbelieves after that – then those are the defiantly disobedient. (QS. [24]An-Nur verse 55)
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (QS. [24] An-Nur: 55)
Tafsir
56

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ ٥٦

wa-aqīmū
وَأَقِيمُوا۟
And establish
dan dirikanlah
l-ṣalata
ٱلصَّلَوٰةَ
the prayer
sholat
waātū
وَءَاتُوا۟
and give
dan tunaikanlah
l-zakata
ٱلزَّكَوٰةَ
zakah
zakat
wa-aṭīʿū
وَأَطِيعُوا۟
and obey
dan taatlah
l-rasūla
ٱلرَّسُولَ
the Messenger
Rasul
laʿallakum
لَعَلَّكُمْ
so that you may
agar kalian
tur'ḥamūna
تُرْحَمُونَ
receive mercy
kamu diberi rahmat
And establish prayer and give Zakah and obey the Messenger – that you may receive mercy. (QS. [24]An-Nur verse 56)
Dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat. (QS. [24] An-Nur: 56)
Tafsir
57

لَا تَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مُعْجِزِيْنَ فِى الْاَرْضِۚ وَمَأْوٰىهُمُ النَّارُۗ وَلَبِئْسَ الْمَصِيْرُ ࣖ ٥٧

لَا
(Do) not
jangan
taḥsabanna
تَحْسَبَنَّ
think
kamu mengira
alladhīna
ٱلَّذِينَ
those who
orang-orang yang
kafarū
كَفَرُوا۟
disbelieve
kafir/ingkar
muʿ'jizīna
مُعْجِزِينَ
(can) escape
mereka dapat melemahkan
فِى
in
di
l-arḍi
ٱلْأَرْضِۚ
the earth
bumi
wamawāhumu
وَمَأْوَىٰهُمُ
And their abode
dan tempat kembali mereka
l-nāru
ٱلنَّارُۖ
(will be) the Fire
api/neraka
walabi'sa
وَلَبِئْسَ
and wretched is
dan sungguh amat buruk
l-maṣīru
ٱلْمَصِيرُ
the destination
tempat kembali
Never think that the disbelievers are causing failure [to Allah] upon the earth. Their refuge will be the Fire – and how wretched the destination. (QS. [24]An-Nur verse 57)
Janganlah kamu kira bahwa orang-orang yang kafir itu dapat melemahkan (Allah dari mengazab mereka) di bumi ini, sedang tempat tinggal mereka (di akhirat) adalah neraka. Dan sungguh amat jeleklah tempat kembali itu. (QS. [24] An-Nur: 57)
Tafsir
58

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِيَسْتَأْذِنْكُمُ الَّذِيْنَ مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ وَالَّذِيْنَ لَمْ يَبْلُغُوا الْحُلُمَ مِنْكُمْ ثَلٰثَ مَرّٰتٍۗ مِنْ قَبْلِ صَلٰوةِ الْفَجْرِ وَحِيْنَ تَضَعُوْنَ ثِيَابَكُمْ مِّنَ الظَّهِيْرَةِ وَمِنْۢ بَعْدِ صَلٰوةِ الْعِشَاۤءِۗ ثَلٰثُ عَوْرٰتٍ لَّكُمْۗ لَيْسَ عَلَيْكُمْ وَلَا عَلَيْهِمْ جُنَاحٌۢ بَعْدَهُنَّۗ طَوَّافُوْنَ عَلَيْكُمْ بَعْضُكُمْ عَلٰى بَعْضٍۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمُ الْاٰيٰتِۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ ٥٨

yāayyuhā
يَٰٓأَيُّهَا
O you who believe!
wahai
alladhīna
ٱلَّذِينَ
O you who believe!
orang-orang yang
āmanū
ءَامَنُوا۟
O you who believe!
beriman
liyastadhinkumu
لِيَسْتَـْٔذِنكُمُ
Let ask your permission
hendaklah meminta izin kepadamu
alladhīna
ٱلَّذِينَ
those whom
orang-orang yang
malakat
مَلَكَتْ
possess
memiliki
aymānukum
أَيْمَٰنُكُمْ
your right hands
tangan kananmu
wa-alladhīna
وَٱلَّذِينَ
and those who
dan orang-orang yang
lam
لَمْ
(have) not
(mereka) belum
yablughū
يَبْلُغُوا۟
reached
sampai
l-ḥuluma
ٱلْحُلُمَ
puberty
mimpi
minkum
مِنكُمْ
among you
diantara kamu
thalātha
ثَلَٰثَ
(at) three
tiga
marrātin
مَرَّٰتٍۚ
times
kali
min
مِّن
before
dari
qabli
قَبْلِ
before
sebelum
ṣalati
صَلَوٰةِ
(the) prayer
sholat
l-fajri
ٱلْفَجْرِ
(of) dawn
fajar/subuh
waḥīna
وَحِينَ
and when
dan ketika
taḍaʿūna
تَضَعُونَ
you put aside
kamu menanggalkan
thiyābakum
ثِيَابَكُم
your garments
pakaian kamu
mina
مِّنَ
at
dari
l-ẓahīrati
ٱلظَّهِيرَةِ
noon
yang tampak (luar)
wamin
وَمِنۢ
and after
dan dari
baʿdi
بَعْدِ
and after
sesudah
ṣalati
صَلَوٰةِ
(the) prayer
sholat
l-ʿishāi
ٱلْعِشَآءِۚ
(of) night
'Isya'
thalāthu
ثَلَٰثُ
(These) three
tiga
ʿawrātin
عَوْرَٰتٍ
(are) times of privacy
'aurat
lakum
لَّكُمْۚ
for you
bagi kalian
laysa
لَيْسَ
Not
tidak/bukan
ʿalaykum
عَلَيْكُمْ
on you
atas kalian
walā
وَلَا
and not
dan tidak
ʿalayhim
عَلَيْهِمْ
on them
atas mereka
junāḥun
جُنَاحٌۢ
any blame
berdosa
baʿdahunna
بَعْدَهُنَّۚ
after that
sesudah mereka
ṭawwāfūna
طَوَّٰفُونَ
(as) moving about
mereka melayani
ʿalaykum
عَلَيْكُم
among you
atas kalian
baʿḍukum
بَعْضُكُمْ
some of you
sebagian kamu
ʿalā
عَلَىٰ
among
atas
baʿḍin
بَعْضٍۚ
others
sebagian yang lain
kadhālika
كَذَٰلِكَ
Thus
demikianlah
yubayyinu
يُبَيِّنُ
Allah makes clear
menjelaskan
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah makes clear
Allah
lakumu
لَكُمُ
for you
bagi kalian
l-āyāti
ٱلْءَايَٰتِۗ
the Verses
ayat-ayat
wal-lahu
وَٱللَّهُ
and Allah
dan Allah
ʿalīmun
عَلِيمٌ
(is) All-Knower
Maha Mengetahui
ḥakīmun
حَكِيمٌ
All-Wise
Maha Bijaksana
O you who have believed, let those whom your right hands possess and those who have not [yet] reached puberty among you ask permission of you [before entering] at three times: before the dawn prayer and when you put aside your clothing [for rest] at noon and after the night prayer. [These are] three times of privacy for you. There is no blame upon you nor upon them beyond these [periods], for they continually circulate among you – some of you, among others. Thus does Allah make clear to you the verses [i.e., His ordinances]; and Allah is Knowing and Wise. (QS. [24]An-Nur verse 58)
Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya'. (Itulah) tiga aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. [24] An-Nur: 58)
Tafsir
59

وَاِذَا بَلَغَ الْاَطْفَالُ مِنْكُمُ الْحُلُمَ فَلْيَسْتَأْذِنُوْا كَمَا اسْتَأْذَنَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اٰيٰتِهٖۗ وَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ ٥٩

wa-idhā
وَإِذَا
And when
dan apabila
balagha
بَلَغَ
reach
telah sampai
l-aṭfālu
ٱلْأَطْفَٰلُ
the children
anak-anak
minkumu
مِنكُمُ
among you
dari kamu
l-ḥuluma
ٱلْحُلُمَ
the puberty
bermimpi
falyastadhinū
فَلْيَسْتَـْٔذِنُوا۟
then let them ask permission
maka hendaklah mereka meminta izin
kamā
كَمَا
as
seperti
is'tadhana
ٱسْتَـْٔذَنَ
asked permission
minta izin
alladhīna
ٱلَّذِينَ
those who
orang-orang yang
min
مِن
(were) before them
dari
qablihim
قَبْلِهِمْۚ
(were) before them
sebelum mereka
kadhālika
كَذَٰلِكَ
Thus
demikianlah
yubayyinu
يُبَيِّنُ
Allah makes clear
menjelaskan
l-lahu
ٱللَّهُ
Allah makes clear
Allah
lakum
لَكُمْ
for you
bagi kalian
āyātihi
ءَايَٰتِهِۦۗ
His Verses
ayat-ayat-Nya
wal-lahu
وَٱللَّهُ
And Allah
dan Allah
ʿalīmun
عَلِيمٌ
(is) All-Knower
Maha Mengetahui
ḥakīmun
حَكِيمٌ
All-Wise
Maha Bijaksana
And when the children among you reach puberty, let them ask permission [at all times] as those before them have done. Thus does Allah make clear to you His verses; and Allah is Knowing and Wise. (QS. [24]An-Nur verse 59)
Dan apabila anak-anakmu telah sampai umur balig, maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang yang sebelum mereka meminta izin. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. [24] An-Nur: 59)
Tafsir
60

وَالْقَوَاعِدُ مِنَ النِّسَاۤءِ الّٰتِيْ لَا يَرْجُوْنَ نِكَاحًا فَلَيْسَ عَلَيْهِنَّ جُنَاحٌ اَنْ يَّضَعْنَ ثِيَابَهُنَّ غَيْرَ مُتَبَرِّجٰتٍۢ بِزِيْنَةٍۗ وَاَنْ يَّسْتَعْفِفْنَ خَيْرٌ لَّهُنَّۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ ٦٠

wal-qawāʿidu
وَٱلْقَوَٰعِدُ
And postmenopausal
azas-azas/yang tua
mina
مِنَ
among
dari
l-nisāi
ٱلنِّسَآءِ
the women
perempuan-perempuan
allātī
ٱلَّٰتِى
who
yang
لَا
(do) not
tidak
yarjūna
يَرْجُونَ
have desire
mereka ingin
nikāḥan
نِكَاحًا
(for) marriage
kawin
falaysa
فَلَيْسَ
then not is
maka tidak
ʿalayhinna
عَلَيْهِنَّ
on them
atas mereka
junāḥun
جُنَاحٌ
any blame
berdosa
an
أَن
that
bahwa
yaḍaʿna
يَضَعْنَ
they put aside
mereka menanggalkan
thiyābahunna
ثِيَابَهُنَّ
their (outer) garments
pakaian mereka
ghayra
غَيْرَ
not
tidak
mutabarrijātin
مُتَبَرِّجَٰتٍۭ
displaying
menampakkan
bizīnatin
بِزِينَةٍۖ
their adornment
dengan perhiasan
wa-an
وَأَن
And that
dan jika
yastaʿfif'na
يَسْتَعْفِفْنَ
they modestly refrain
mereka berlaku sopan
khayrun
خَيْرٌ
(is) better
lebih baik
lahunna
لَّهُنَّۗ
for them
bagi mereka
wal-lahu
وَٱللَّهُ
And Allah
dan Allah
samīʿun
سَمِيعٌ
(is) All-Hearer
Maha Mendengar
ʿalīmun
عَلِيمٌ
All-Knower
Maha Mengetahui
And women of post-menstrual age who have no desire for marriage – there is no blame upon them for putting aside their outer garments [but] not displaying adornment. But to modestly refrain [from that] is better for them. And Allah is Hearing and Knowing. (QS. [24]An-Nur verse 60)
Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haid dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Bijaksana. (QS. [24] An-Nur: 60)
Tafsir