Skip to content

Al-Qur'an Surat Taha Ayat 103

Taha Ayat ke-103 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

يَّتَخَافَتُوْنَ بَيْنَهُمْ اِنْ لَّبِثْتُمْ اِلَّا عَشْرًا ( طٰهٰ : ١٠٣)

yatakhāfatūna
يَتَخَٰفَتُونَ
They are murmuring
mereka berbisik-bisik
baynahum
بَيْنَهُمْ
among themselves
diantara mereka
in
إِن
"Not
tidaklah
labith'tum
لَّبِثْتُمْ
you remained
kamu berdiam
illā
إِلَّا
except (for)
melainkan
ʿashran
عَشْرًا
ten"
sepuluh

Transliterasi Latin:

Yatakhāfatụna bainahum il labiṡtum illā 'asyrā (QS. 20:103)

English Sahih:

They will murmur among themselves, "You remained not but ten [days in the world]." (QS. [20]Taha verse 103)

Arti / Terjemahan:

Mereka berbisik-bisik di antara mereka: "Kamu tidak berdiam (di dunia) melainkan hanyalah sepuluh (hari)" (QS. Taha ayat 103)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Menunggu giliran untuk penimbangan amal perbuatan masing-masing, mereka saling berbisik-bisik di antara mereka untuk meringankan ketakutan dan kekalutan, “Kamu tidak berdiam di dunia melainkan hanyalah sepuluh hari, dan ini merupakan waktu yang sangat singkat.”

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Mereka saling berbisik dan saling bertanya dengan suara yang hampir-hampir tidak terdengar karena sangat merasa takut dan khawatir. "Kita baru sepuluh hari saja hidup di dunia ini? Mengapa kita telah dikumpulkan di padang Mahsyar ini sedang kita belum mendapat kesempatan sedikit pun untuk beramal dan bersiap-siap guna menghadapi hari ini?" Memang demikianlah halnya setiap orang yang dilanda malapetaka yang berat, terbayanglah di dalam pikirannya liku-liku kehidupannya di masa silam, semuanya berlalu dengan amat cepatnya, seakan-akan hidup yang dinikmatinya berpuluh tahun lamanya terjadi hanya dalam beberapa saat saja.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Mereka berbisik-bisik di antara mereka sendiri) yaitu berbicara dengan suara yang pelan-pelan ("Tidaklah) (kalian tinggal) di dunia (melainkan sepuluh) hari."

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Firman Allah Swt.:

...mereka berbisik-bisik di antara mereka.

Ibnu Abbas mengatakan bahwa mereka saling berbisik di antara sesamanya. Mereka mengatakan kalimat berikut:

Kalian tidak berdiam melainkan hanyalah sepuluh (hari).

Yakni masa tinggal kalian di dunia hanya sebentar, yaitu sepuluh hari atau yang semisal dengannya.

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Mereka saling berbisik satu sama lain, dalam suasana penuh hina dan galau, tentang betapa pendeknya kehidupan dunia. Begitu pendeknya, hingga mereka seolah hidup dan merasakan kenikmatan dunia hanya sepuluh hari.