Al-Qur'an Surat Al-Baqarah Ayat 52

Al-Baqarah: 52 ~ Quran Terjemah Perkata dan Tafsir Bahasa Indonesia

ثُمَّ عَفَوْنَا عَنْكُمْ مِّنْۢ بَعْدِ ذٰلِكَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

thumma
ثُمَّ
Then
kemudian
ʿafawnā
عَفَوْنَا
We forgave
Kami maafkan
ʿankum
عَنكُم
you
dari kalian
min
مِّنۢ
from
dari
baʿdi
بَعْدِ
after
sesudah
dhālika
ذَٰلِكَ
that
demikian itu
laʿallakum
لَعَلَّكُمْ
so that you may
agar kalian
tashkurūna
تَشْكُرُونَ
(be) grateful
kalian bersyukur

Transliterasi Latin:

ṡumma 'afaunā 'angkum mim ba'di żālika la'allakum tasykurụn (QS. 2:52)

Arti / Terjemahan:

Kemudian sesudah itu Kami maafkan kesalahanmu, agar kamu bersyukur. (QS. Al-Baqarah ayat 52)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Walaupun kedurhakaan Bani Israil sudah berlipat-lipat, namun Allah memberikan maaf kepada mereka. Kemudian Kami memaafkan kamu atas berbagai kedurhakaan dan ketidaksyukuran yang kamu lakukan setelah itu, agar kamu kembali ke jalan lurus dan bersyukur atas nikmat yang telah dicurahkan oleh Allah. Dengan demikian, semoga kamu dapat memperbaiki diri.

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Allah Maha Pengasih dan Maha Pengampun kepada hamba-Nya. Walaupun Bani Israil telah melakukan kekafiran dan kemusyrikan sedemikian rupa, namun Allah masih memberikan maaf dan ampunan kepada mereka, agar mereka mensyukuri-Nya. Allah tidak segera menimpakan azab kepada mereka melainkan ditangguhkan-Nya sampai datangnya Nabi Musa a.s. dan memberitahukan kepada mereka cara menebus dosa, agar selanjutnya mereka mensyukuri nikmat-Nya.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Kemudian Kami maafkan kamu) Kami hapus dan ampuni kesalahanmu (setelah itu) setelah pengambilan patung menjadi tuhan (agar kamu bersyukur) dan menyadari nikmat karunia Kami kepadamu.

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Tafsir ayat ini tidak diterangkan secara terpisah pada kitab aslinya.

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Lalu Kami maafkan kalian dan Kami hapuskan hukuman yang telah Kami tetapkan, ketika kalian bertobat dan meminta ampun, agar kalian bersyukur kepada Tuhan atas ampunan dan anugerah-Nya.