Skip to content

Al-Qur'an Surat At-Takwir Ayat 26

At-Takwir Ayat ke-26 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

فَاَيْنَ تَذْهَبُوْنَۗ ( التكوير : ٢٦)

fa-ayna
فَأَيْنَ
So where
maka kemana
tadhhabūna
تَذْهَبُونَ
are you going?
kamu pergi

Transliterasi Latin:

Fa aina taż-habụn (QS. 81:26)

English Sahih:

So where are you going? (QS. [81]At-Takwir verse 26)

Arti / Terjemahan:

Maka ke manakah kamu akan pergi? (QS. At-Takwir ayat 26)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Maka, ke manakah kamu akan pergi? Jalan mana yang akan kamu pilih untuk menemukan kebenaran? Tidak ada yang lebih terang daripada jalan yang dijelaskan oleh Al-Qur’an.

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Kemudian Allah menerangkan bahwa orang-orang Quraisy itu telah sesat, jauh dari jalan kebenaran, dan tidak mengetahui jalan kebijaksanaan, sehingga Allah bertanya kepada mereka, "Maka ke manakah kamu akan pergi?" Maksudnya ialah sesudah diterangkan bahwa Al-Qur'an itu benar-benar datang dari Allah dan di dalamnya terdapat pelajaran dan petunjuk yang membimbing manusia ke jalan yang lurus, ditanyakan kepada orang-orang kafir itu, "Jalan manakah yang akan kamu tempuh lagi?"

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Maka ke manakah kalian akan pergi?) maksudnya jalan apakah yang kalian tempuh untuk ingkar kepada Alquran dan berpaling daripadanya?

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Adapun firman Allah Swt.:

{فَأَيْنَ تَذْهَبُونَ}

maka ke manakah kalian akan pergi? (At-Takwir: 26)

Yakni dipergunakan untuk apa akal kamu bila kamu mendustakan Al-Qur'an ini, padahal Al-Qur'an begitu jelas, terang, dan gamblang bahwa ia benar dari sisi Allah Swt. Sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Bakar As-Siddiq r.a. kepada delegasi Bani Hanifah, ketika mereka datang dalam keadaan telah masuk Islam. Lalu Abu Bakar r.a. memerintahkan kepada mereka untuk membacakan sesuatu dari bacaan Musailamah Al-Kazzab yang sangat kacau lagi melindur itu. Setelah hal itu dibacakan kepada Abu Bakar r.a., maka Abu Bakar r.a. berkata, "Celakalah kalian, ditaruh dimanakah akal sehat kalian? Demi Allah, sesungguhnya ucapan itu bukanlah datang dari Tuhan."

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: maka ke manakah kalian akan pergi. (At-Takwir: 26) setelah meninggalkan Kitabullah dan ketaatannya kepada-Nya?

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Adakah jalan lain yang lebih lurus dari jalan yang tengah kalian lalui?