Al-Qur'an Surat Al-Haqqah Ayat 1

Al-Haqqah: 1 ~ Quran Terjemah Perkata dan Tafsir Bahasa Indonesia

اَلْحَاۤقَّةُۙ

al-ḥāqatu
ٱلْحَآقَّةُ
The Inevitable Reality!
keadaan yang sebenarnya

Transliterasi Latin:

Al-ḥāqqah (QS. 69:1)

Arti / Terjemahan:

Hari kiamat, (QS. Al-Haqqah ayat 1)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Pada surah sebelumnya disinggung sekilas tentang hari Kiamat, pada awal surah ini dimulai dengan kata al-Hàqqah

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Al-haqqah menurut bahasa berarti yang pasti terjadi. Hari Kiamat dinamai al-haqqah karena hari itu pasti terjadi. Tentang keadaan dan sifatnya tidak dapat dijelaskan dan diterangkan oleh manusia, karena pengetahuan tentang hari Kiamat termasuk pengetahuan yang gaib. Apa yang diketahui manusia tentang hari Kiamat terbatas pada yang disampaikan Al-Qur'an. Dalam ayat yang lain, Allah berfirman:

Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang Kiamat, "Kapan terjadi?" Katakanlah, "Sesungguhnya pengetahuan tentang Kiamat itu ada pada Tuhanku; tidak ada (seorang pun) yang dapat menjelaskan waktu terjadinya selain Dia. (Kiamat) itu sangat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi, tidak akan datang kepadamu kecuali secara tiba-tiba." Mereka bertanya kepadamu seakan-akan engkau mengetahuinya. Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya pengetahuan tentang (hari Kiamat) ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (al-A'raf/7: 187)

Hari Kiamat, sebagaimana beberapa perkara gaib lainnya, hanya diketahui Allah. Firman-Nya:

Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari Kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal. (Luqman/31: 34)

Apa yang dapat dijadikan sumber pengetahuan untuk mengetahui terjadinya hari Kiamat itu? Dari pertanyaan ini dipahami bahwa ada beberapa hal yang dapat memberikan keterangan kepada manusia tentang proses kejadian yang terjadi pada hari Kiamat, karena pengetahuan tentang hari Kiamat itu adalah pengetahuan yang dapat dicapai oleh makhluk dengan bantuan berbagai macam pengetahuan. Memang kejadian hari Kiamat tidak dapat dikira-kirakan. Kejadian dan peristiwanya lebih hebat dari yang pernah digambarkan oleh siapa pun. Karena hakikat hari Kiamat tidak dapat diketahui makhluk, orang-orang musyrik tidak dapat mengingkarinya. Jika mereka mengingkarinya, berarti mereka mengingkari sesuatu yang tidak dapat diketahui atau dicapai oleh pikiran mereka.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Hari yang benar) yaitu hari kiamat, dikatakan demikian karena pada hari itu dibenarkan hal-hal yang diingkari, seperti mengenai adanya hari kebangkitan, hari hisab dan hari pembalasan. Atau dinamakan demikian karena pada hari itu ditampakkan kepada mereka hal-hal tersebut.

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Al-Haqqah adalah salah satu dari nama lain hari kiamat, karena di dalam hari kiamat direalisasikan janji dan ancaman Allah Swt. Karena itulah maka Allah membesarkan perihalnya.

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

[[69 ~ AL-HAQQAH (HARI KIAMAT) Pendahuluan: Makkiyyah, 52 ayat ~ Surat ini memaparkan keadaan pada hari kiamat dan menyebutkan kehancuran dan siksaan keras yang dialami umat-umat terdahulu karena mendustakan risalah. Surat ini juga berbicara tentang tiupan sangkakala, perubahan dan kehancuran bumi, gunung dan langit serta dikumpulkannya semua makhluk untuk diperhitungkan amalnya. Dalam surat ini terdapat berita gembira bagi para pengikut kebenaran berupa balasan terhormat dan kenikmatan yang akan mereka terima serta peringatan bagi para pengikut kebatilan akan siksa yang menyakitkan. Surat ini di tutup dengan pembicaraan tentang kebenaran Rasulullah saw. dalam semua yang disampaikannya dan kebenaran al-Qur'ân yang mutlak.]] Hari kiamat yang akan terjadi itu benar. Apakah hari kiamat yang benar-benar akan terjadi itu?