Skip to content

Al-Qur'an Surat Muhammad Ayat 30

Muhammad Ayat ke-30 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

وَلَوْ نَشَاۤءُ لَاَرَيْنٰكَهُمْ فَلَعَرَفْتَهُمْ بِسِيْمٰهُمْ ۗوَلَتَعْرِفَنَّهُمْ فِيْ لَحْنِ الْقَوْلِۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ اَعْمَالَكُمْ ( محمّد : ٣٠)

walaw
وَلَوْ
And if
dan walaupun
nashāu
نَشَآءُ
We willed
Kami menghendaki
la-araynākahum
لَأَرَيْنَٰكَهُمْ
surely We could show them to you
sungguh Kami perlihatkan mereka kepadamu
falaʿaraftahum
فَلَعَرَفْتَهُم
and you would know them
maka sungguh kamu mengenal mereka
bisīmāhum
بِسِيمَٰهُمْۚ
by their marks;
dengan tanda-tanda mereka
walataʿrifannahum
وَلَتَعْرِفَنَّهُمْ
but surely you will know them
dan sungguh kamu mengenal mereka
فِى
by
dalam
laḥni
لَحْنِ
(the) tone
lagu/tata bahasa
l-qawli
ٱلْقَوْلِۚ
(of their) speech
perkataan
wal-lahu
وَٱللَّهُ
And Allah
dan Allah
yaʿlamu
يَعْلَمُ
knows
mengetahui
aʿmālakum
أَعْمَٰلَكُمْ
your deeds
perbuatan/amalan kamu

Transliterasi Latin:

Walau nasyā`u la`arainākahum fa la'araftahum bisīmāhum, wa lata'rifannahum fī laḥnil-qaụl, wallāhu ya'lamu a'mālakum (QS. 47:30)

English Sahih:

And if We willed, We could show them to you, and you would know them by their mark; but you will surely know them by the tone of [their] speech. And Allah knows your deeds. (QS. [47]Muhammad verse 30)

Arti / Terjemahan:

Dan kalau Kami kehendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya. Dan kamu benar-benar akan mengenal mereka dari kiasan-kiasan perkataan mereka dan Allah mengetahui perbuatan-perbuatan kamu. (QS. Muhammad ayat 30)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Dan sekiranya Kami menghendaki, niscaya Kami perlihatkan sifat-sifat dan perbuatan mereka kepadamu wahai Nabi Muhammad, sehingga engkau benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya yang Kami sampaikan dengan jelas kepadamu. Dan engkau benar-benar akan mengenal mereka dari nada bicaranya yang penuh dengan tentang tipuan, kebencian dan permusuhan, dan Allah mengetahui segala amal perbuatan kamu, tidak ada yang tersembunyi bagi Allah, baik dalam bentuk niat, ucapan maupun perbuatan.

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Pada ayat ini, Allah menyatakan kepada Rasulullah saw, "Hai Muhammad, jika Kami menghendaki untuk memperkenalkan kepadamu pribadi-pribadi orang munafik itu sehingga kamu mengenal seorang demi seorang berdasarkan tanda-tanda yang ada pada mereka, tentulah tidak sukar bagi Kami melakukannya. Akan tetapi, Kami tidak berbuat demikian, agar keluarga mereka yang beriman kepada Kami tidak mereka aniaya. Sekalipun demikian, kamu dapat mengetahui orang-orang munafik itu dengan memperhatikan ungkapan-ungkapan dan cara-cara mereka berbicara. Mereka tidak mau berbicara secara tegas dan jelas, melainkan selalu memakai isyarat dan sindiran serta kiasan yang kurang jelas maksudnya, dan mereka berbuat dan bertindak tidak sesuai dengan apa yang mereka katakan.
Pada masa Rasulullah saw, orang munafik bila berbicara selalu menggunakan kata-kata yang muluk-muluk dan menyenangkan hati pendengarnya, tetapi dalam hati mereka terkandung maksud jahat. Al-Kalbi berkata, "Setelah ayat ini turun, Rasulullah mengetahui orang-orang munafik bila mereka berbicara dengan beliau. Sedangkan Anas r.a. mengatakan, "Allah memberitahukan orang-orang munafik kepada Rasulullah dengan perantara wahyu atau dengan tanda-tanda yang ditampakkannya kepada beliau."
Sehubungan dengan orang-orang munafik, 'Utsman bin 'Affan berkata, "Tidak ada suatu rahasia yang tersembunyi dalam hati seseorang, kecuali Allah menampakkannya pada air muka dan ucapan lahirnya."
Pada akhir ayat ini, Allah menyatakan bahwa keadaan orang mukmin tidak sama dengan orang munafik. Dia akan membalas amal perbuatan orang mukmin sesuai dengan maksud dan niatnya masing-masing, karena Allah mengetahui amal perbuatan mereka.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Dan kalau Kami menghendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu) atau Kami kenalkan mereka kepadamu, kemudian huruf Lam Taukid diulangi pada firman berikutnya (sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tanda) berikut ciri-ciri khas mereka. (Dan sungguh kamu benar-benar akan mengenal mereka) huruf Wawu menunjukkan makna bagi Qasam atau sumpah yang tidak disebutkan, sedangkan lafal sesudahnya merupakan Jawabnya (dari kiasan-kiasan perkataan mereka) atau makna perkataan mereka, bilamana mereka berkata di hadapanmu mereka pasti menyindir dengan kata-kata yang mengandung hinaan terhadap perkara kaum muslimin (dan Allah mengetahui perbuatan-perbuatan kalian.)

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Firman Allah Swt.:

Dan kalau Kami menghendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya. (Muhammad: 30)

Allah Swt. berfirman bahwa seandainya Kami menghendaki, hai Muhammad, tentulah Kami tampakkan kepadamu pribadi-pribadi mereka sehingga kamu mengenal mereka dengan terang. Akan tetapi, Allah Swt. tidak melakukan hal tersebut terhadap semua orang munafik, sebagai kebijaksanaan dari-Nya dan agar semua urusan pada lahiriahnya tampak berjalan dengan lancar, sedangkan mengenai rahasianya dikembalikan kepada Tuhan yang mengetahuinya.

Dan kamu benar-benar akan mengenal mereka dari kiasan-kiasan perkataan mereka. (Muhammad: 30)

Yakni melalui pembicaraan mereka yang menunjukkan tujuan mereka dan dapat dimengerti oleh lawan bicaranya, dari golongan manakah ia termasuk. Yaitu ke arah manakah maksud dari perkataannya, hal inilah yang dimaksud dengan istilah lahnul qaul dalam ayat ini. Sebagaimana yang telah dikatakan oleh Amirul Mu’minin Usman ibnu Affan r.a., "Tidaklah seseorang merahasiakan sesuatu dalam hatinya, melainkan Allah akan menampakkannya melalui roman mukanya dan lisannya yang terpeleset." Di dalam sebuah hadis disebutkan:

Tidaklah seseorang menyembunyikan suatu rahasia, melainkan Allah akan memakaikan kepadanya kain jilbab (yang menunjuk­kan ke arah) nya. Jika hal itu baik, maka baik pula pakaiannya; dan jika hal itu buruk, maka buruk pula pakaiannya.

Kami telah menyebutkan keterangan yang menunjukkan kemunafikan seseorang, juga telah membicarakan perihal kemunafikan dalam perbuatan dan akidah. Semuanya itu dapat dijumpai dalam Syarah Imam Bukhari, sehingga tidak perlu dikemukakan di sini.

Di dalam hadis telah disebutkan segolongan orang munafik dengan sebutan yang jelas dan tertentu.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Waki', telah meiiceritakan kepada kami Sufyan, dari Salamah ibnu Iyad, dari ayahnya, dari Abu Mas'ud alias Uqbah ibnu Amr r.a. yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. berkhotbah kepada kami. Beliau memulainya dengan membaca hamdalah dan pujian kepada Allah Swt., kemudian bersabda: Sesungguhnya di antara kalian terdapat orang-orang munafik. Maka barang siapa yang aku sebutkan namanya, hendaklah ia berdiri. Kemudian beliau Saw. berkata, ' Hai Fulan, berdirilah!, Hai Fulan, berdirilah!, Hai Fulan, berdirilah!" hingga beliau menyebutkan sebanyak tiga puluh enam orang laki-laki. Kemudian beliau Saw. bersabda, "Sesungguhnya di antara kalian -atau sebagian dari kalian- terdapat orang-orang munafik, maka bertakwalah kalian kepada Allah.” Maka Umar r.a. bersua dengan seseorang yang telah disebutkan namanya itu dalam keadaan mengenakan penutup pada wajahnya, yang sebelumnya Umar telah mengenalnya. Malik melanjutkan, bahwa lalu diceritakan kepada Umar apa yang pernah dikatakan oleh Rasulullah Saw. Maka Umar berkata, "Semoga engkau dijauhkan dari rahmat Allah selama sisa usiamu."

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Kalau Kami menghendaki, niscaya Kami menunjukkan mereka kepadamu, Muhammad, agar kamu dapat mengenal mereka melalui tanda-tanda yang Kami buat. Dan Aku bersumpah bahwa kamu benar-benar akan mengetahui mereka dari gaya bicara mereka. Allah mengetahui hakikat perbuatan kalian.