Skip to content

Al-Qur'an Surat An-Nahl Ayat 17

An-Nahl Ayat ke-17 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

اَفَمَنْ يَّخْلُقُ كَمَنْ لَّا يَخْلُقُۗ اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَ ( النحل : ١٧)

afaman
أَفَمَن
Then is He Who
apakah orang/zat
yakhluqu
يَخْلُقُ
creates
menciptakan
kaman
كَمَن
like one who
seperti/sama dengan orang
لَّا
(does) not
tidak
yakhluqu
يَخْلُقُۗ
create?
menciptakan
afalā
أَفَلَا
Then will you not
apakah tidak
tadhakkarūna
تَذَكَّرُونَ
remember?
kamu ingat/mengambil pelajaran

Transliterasi Latin:

A fa may yakhluqu kamal lā yakhluq, a fa lā tażakkarụn (QS. 16:17)

English Sahih:

Then is He who creates like one who does not create? So will you not be reminded? (QS. [16]An-Nahl verse 17)

Arti / Terjemahan:

Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa)?. Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran. (QS. An-Nahl ayat 17)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Usai menyebut berbagai nikmat dan bukti kekuasaan-Nya di alam semesta, Allah lalu menanyai manusia, "Maka, wahai kaum kafir, apakah Allah yang menciptakan semua itu dengan kekuasaan-Nya sama keadaan dan kedudukannya dengan sesembahanmu yang tidak dapat menciptakan apa pun? Tentu tidak sama! Mengapa kamu tidak mau mengambil pelajaran dari apa yang kamu saksikan di alam raya ini?

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Sesudah itu, Allah swt membungkam orang-orang musyrik dan mematahkan alasan-alasan yang mereka kemukakan karena mereka tidak mau memperhatikan tanda-tanda kekuasaan Allah dan tetap bergelimang dalam kemusyrikannya. Allah swt menyuruh mereka agar memperhatikan apakah yang menciptakan segala macam nikmat yang diberikan kepada manusia sama dengan patung-patung yang mereka sembah yang tidak dapat menciptakan apa-apa. Mengapa mereka tidak mengambil pelajaran dari berbagai macam nikmat tadi sehingga mereka akan mengenal siapakah sebenarnya yang pantas memiliki kekuasaan tertinggi, dan menentukan segala macam bentuk kejadian menurut kehendaknya.
Sebenarnya apabila mereka mau merenungkan kejadian alam beserta seluruh isinya dan segala macam nikmat yang diperoleh, mereka tentu akan meninggalkan penyembahan patung-patung yang menjadi tradisi nenek moyang mereka.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Maka apakah Tuhan yang menciptakan itu) itu Allah (sama dengan yang tidak menciptakan apa-apa) yang dimaksud adalah berhala-berhala, karena mereka menyekutukannya bersama dengan Allah dalam hal beribadah? Tentu saja tidak. (Maka mengapa kalian tidak mengambil pelajaran) dari hal ini, karenanya kemudian kalian beriman?

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Allah Swt. mengingatkan (manusia) akan kebesaran Zat-­Nya, bahwa yang patut disembah hanyalah Dia, bukan berhala-berhala itu yang tidak dapat membuat sesuatu apa pun, bahkan mereka sendiri dibuat orang. Untuk itu Allah Swt. berfirman:

Maka apakah (Allah) yang menciptakan itu sama dengan yang tidak dapat menciptakan (apa-apa)? Maka mengapa kalian tidak mengambil pelajaran.

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Apakah sama--dalam pandangan akal sehat--antara yang mampu dan yang lemah, sehingga Zat yang menciptakan semua itu sama seperti yang tidak mampu menciptakan apa-apa? Apakah kalian buta, hai orang-orang musyrik, akan tanda-tanda kekuasaan Allah, sehingga kalian tidak mengambil pelajaran dan bersyukur kepada-Nya?