Skip to content

Al-Qur'an Surat Ar-Ra'd Ayat 32

Ar-Ra'd Ayat ke-32 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

وَلَقَدِ اسْتُهْزِئَ بِرُسُلٍ مِّنْ قَبْلِكَ فَاَمْلَيْتُ لِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا ثُمَّ اَخَذْتُهُمْ فَكَيْفَ كَانَ عِقَابِ ( الرّعد : ٣٢)

walaqadi
وَلَقَدِ
And certainly
dan sesungguhnya
us'tuh'zi-a
ٱسْتُهْزِئَ
were mocked
telah memperolok-olok
birusulin
بِرُسُلٍ
Messengers
beberapa Rasul
min
مِّن
from
dari
qablika
قَبْلِكَ
before you
sebelum kamu
fa-amlaytu
فَأَمْلَيْتُ
but I granted respite
maka Aku memberi tangguh
lilladhīna
لِلَّذِينَ
to those who
bagi orang-orang yang
kafarū
كَفَرُوا۟
disbelieved
kafir/ingkar
thumma
ثُمَّ
then
kemudian
akhadhtuhum
أَخَذْتُهُمْۖ
I seized them
Aku binasakan mereka
fakayfa
فَكَيْفَ
and how
maka bagaimana
kāna
كَانَ
was
adalah
ʿiqābi
عِقَابِ
My penalty
siksaanKu

Transliterasi Latin:

Wa laqadistuhzi`a birusulim ming qablika fa amlaitu lillażīna kafarụ ṡumma akhażtuhum fa kaifa kāna 'iqāb (QS. 13:32)

English Sahih:

And already were [other] messengers ridiculed before you, and I extended the time of those who disbelieved; then I seized them, and how [terrible] was My penalty. (QS. [13]Ar-Ra'd verse 32)

Arti / Terjemahan:

Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka Aku beri tangguh kepada orang-orang kafir itu kemudian Aku binasakan mereka. Alangkah hebatnya siksaan-Ku itu! (QS. Ar-Ra'd ayat 32)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Dan ingatlah, wahai Nabi Muhammad, bahwa apabila kaummu yang kafir menghina dan memperolok dakwahmu, sesungguhnya beberapa rasul sebelum engkau telah pula diperolok-olokkan oleh kaum mereka yang ingkar. Karena perbuatan buruk itu, maka Aku beri tenggang waktu be-berapa lama kepada orang-orang kafir itu untuk bersenang-senang dalam kedurhakaan mereka, kemudian setelah waktu yang telah Aku tetapkan tiba, Aku binasakan mereka dengan siksa yang sangat pedih. Maka alangkah hebatnya siksaan-Ku yang Aku timpakan itu!

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Ayat ini berisi hiburan kepada Rasulullah dan umat Islam agar mereka tidak berkecil hati terhadap sikap dan keingkaran orang-orang kafir dan musyrikin Mekah. Di sini, Allah swt menerangkan bahwa bukan hanya Nabi Muhammad yang pernah diperolok-olok oleh kaum kafir dan musyrik, rasul-rasul yang telah diutus Allah kepada mereka sebelumnya pun mengalami keadaan yang demikian. Hanya saja, Allah memberi tenggang waktu dan menangguhkan datangnya azab dan malapetaka kepada orang-orang kafir tersebut. Pada akhirnya, Allah pasti membinasakan mereka dengan azab yang sangat dahsyat.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu) sebagaimana kamu diperolok-olokkan. Hal ini merupakan penghibur bagi hati Nabi saw. (maka Aku beri tangguh) menangguhkan (kepada orang-orang kafir itu, kemudian Aku binasakan mereka) dengan siksaan (maka sebagaimana siksaan-Ku terdahulu) artinya siksaan itu benar-benar telah menimpa orang-orang yang memperolok-olokkan para rasul, demikian pula Aku akan melakukan hal yang sama terhadap orang-orang yang memperolok-olokkan kamu.

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Allah Swt. berfirman menghibur Rasul-Nya dalam menghadapi pen­dustaan yang dilakukan oleh sebagian kaumnya yang mendustakannya:

Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu.

Dengan kata lain, engkau mempunyai contoh dari kalangan mereka.

maka Aku beri tangguh kepada orang-orang kafir itu

Yakni Aku tangguhkan siksaan terhadap mereka.

...kemudian Aku binasakan mereka.

dengan siksaan yang keras, seperti yang telah Aku sampaikan kepadamu perihal apa yang telah Aku lakukan terhadap mereka dan akibat yang mereka terima dari perbuatannya, tetapi sengaja Aku beri mereka masa tangguh. Makna ayat ini sama dengan makna yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan berapa banyaknya kota yang Aku tangguhkan (azab-Ku) kepadanya, yang penduduknya berbuat zalim, kemudian Aku azab mereka, dan hanya kepada-Ku-lah kembalinya (segala sesuatu). (Al-Hajj:48)

Di dalam kitab Shahihain disebutkan sebuah hadis yang mengatakan:

Sesungguhnya Allah benar-benar memberi tangguh kepada orang yang zalim, sehingga apabila Dia mengazabnya, niscaya Dia tidak membiarkannya lolos. Kemudian Rasulullah Saw. membacakan firman-Nya: Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras. (Huud:102)

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Kalau orang-orang yang ingkar itu mengejek dan mengolok-olok ajaran yang kau bawa dan mengolok- olok al-Qur'ân, maka sesungguhnya rasul-rasul yang diutus sebelum kamu pun dahulu telah diejek pula. Oleh sebab itu, janganlah bersedih. Aku sengaja menunda siksa orang-orang yang ingkar itu, untuk kemudian Aku siksa dengan siksaan yang kejam, yang tidak dapat digambarkan kekejamannya.