Skip to content

Al-Qur'an Surat Ar-Ra'd Ayat 28

Ar-Ra'd Ayat ke-28 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ ( الرّعد : ٢٨)

alladhīna
ٱلَّذِينَ
Those who
orang-orang yang
āmanū
ءَامَنُوا۟
believed
(mereka)beriman
wataṭma-innu
وَتَطْمَئِنُّ
and find satisfaction
dan menjadi tenteram
qulūbuhum
قُلُوبُهُم
their hearts
hati mereka
bidhik'ri
بِذِكْرِ
in the remembrance
dengan mengingat
l-lahi
ٱللَّهِۗ
(of) Allah
Allah
alā
أَلَا
No doubt
ingatlah
bidhik'ri
بِذِكْرِ
in the remembrance
dengan mengingat
l-lahi
ٱللَّهِ
(of) Allah
Allah
taṭma-innu
تَطْمَئِنُّ
find satisfaction
menjadi tenteram
l-qulūbu
ٱلْقُلُوبُ
the hearts"
hati

Transliterasi Latin:

Allażīna āmanụ wa taṭma`innu qulụbuhum biżikrillāh, alā biżikrillāhi taṭma`innul-qulụb (QS. 13:28)

English Sahih:

Those who have believed and whose hearts are assured by the remembrance of Allah. Unquestionably, by the remembrance of Allah hearts are assured." (QS. [13]Ar-Ra'd verse 28)

Arti / Terjemahan:

(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (QS. Ar-Ra'd ayat 28)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Mereka yang mendapat petunjuk adalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya, dan hati mereka menjadi tenang dan tenteram dengan banyak mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan banyak mengingat Allah hati menjadi tenteram.

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah menjelaskan orang-orang yang mendapat tuntunan-Nya, yaitu orang-orang beriman dan hatinya menjadi tenteram karena selalu mengingat Allah. Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram dan jiwa menjadi tenang, tidak merasa gelisah, takut, ataupun khawatir. Mereka melakukan hal-hal yang baik, dan merasa bahagia dengan kebajikan yang dilakukannya.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

(Yaitu orang-orang yang beriman dan yang merasa tenang) tenteram (hati mereka dengan mengingat Allah) mengingat janji-Nya. (Ingatlah, hanya dengan mengingat Allahlah hati menjadi tenteram) yakni hati orang-orang yang beriman.

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Firman Allah Swt.:

...(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.

Maksudnya, hati mereka senang dan tenang berada di sisi Allah, merasa tenteram dengan mengingat-Nya, dan rela kepada-Nya sebagai Pelindung dan Penolong(nya). Karena itulah dalam firman selanjutnya disebutkan:

Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

Ayat di atas bermakna bahwa Allah berhak untuk diingati.

Firman Allah Swt.:

Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.

Ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa makna tuba ialah 'gembira dan sejuk hati'. Menurut Ikrimah, artinya 'alangkah nikmatnya apa yang mereka peroleh'. Menurut Ad-Dahhak, artinya 'ungkapan rasa keinginan beroleh kenikmatan seperti mereka'. Menurut Ibrahim An-Nakha'i, artinya 'kebaikanlah bagi mereka'.

Qatadah mengatakan bahwa kata ini merupakan kata dari bahasa Arab. Bila seseorang mengatakan kepada temannya, "Tuba Laka" artinya 'engkau telah beroleh kebaikan'. Menurut riwayat lain, ia mengatakan bahwa tuba lahum artinya kebaikanlah bagi mereka.

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Orang-orang yang selalu kembali kepada Allah dan menyambut kebenaran itu adalah orang-orang yang beriman. Mereka adalah orang-orang yang ketika berzikir mengingat Allah dengan membaca al-Qur'ân dan sebagainya, hati mereka menjadi tenang. Hati memang tidak akan dapat tenang tanpa mengingat dan merenungkan kebesaran dan kemahakuasaan Allah, dengan selalu mengharap keridaan-Nya.