Skip to content

Al-Qur'an Surat Yusuf Ayat 93

Yusuf Ayat ke-93 ~ Quran Terjemah Perkata (Word By Word) English-Indonesian dan Tafsir Bahasa Indonesia

اِذْهَبُوْا بِقَمِيْصِيْ هٰذَا فَاَلْقُوْهُ عَلٰى وَجْهِ اَبِيْ يَأْتِ بَصِيْرًا ۚوَأْتُوْنِيْ بِاَهْلِكُمْ اَجْمَعِيْنَ ࣖ ( يوسف : ٩٣)

idh'habū
ٱذْهَبُوا۟
Go
pergilah kamu
biqamīṣī
بِقَمِيصِى
with this shirt of mine
dengan baju gamisku
hādhā
هَٰذَا
with this shirt of mine
ini
fa-alqūhu
فَأَلْقُوهُ
and cast it
lalu letakkan ia
ʿalā
عَلَىٰ
over
diatas
wajhi
وَجْهِ
(the) face
wajah
abī
أَبِى
(of) my father
ayahku
yati
يَأْتِ
he will regain sight
dia akan datang
baṣīran
بَصِيرًا
he will regain sight
melihat
watūnī
وَأْتُونِى
And bring to me
dan bawalah kepadaku
bi-ahlikum
بِأَهْلِكُمْ
your family
dengan keluarga
ajmaʿīna
أَجْمَعِينَ
all together"
semuanya

Transliterasi Latin:

Iż-habụ biqamīṣī hāżā fa alqụhu 'alā waj-hi abī ya`ti baṣīrā, wa`tụnī bi`ahlikum ajma'īn (QS. 12:93)

English Sahih:

Take this, my shirt, and cast it over the face of my father; he will become seeing. And bring me your family, all together." (QS. [12]Yusuf verse 93)

Arti / Terjemahan:

Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini, lalu letakkanlah dia kewajah ayahku, nanti ia akan melihat kembali; dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku". (QS. Yusuf ayat 93)

Tafsir Ringkas Kemenag
Kementrian Agama RI

Berhasil menenangkan hati saudara-saudaranya, Nabi Yusuf lalu meminta mereka segera menemui ayah mereka di Kanaan, "Pergilah kamu dengan membawa bajuku ini, dan jangan ada yang tinggal seorang pun agar ayah kita tidak curiga lagi, dan begitu kamu sampai di Kanaan, usapkan bajuku ini ke wajah ayahku, nanti dia akan sembuh dan dapat melihat kembali seperti sedia kala; dan kembalilah lagi ke Mesir bersama ayah kita dan bawalah seluruh keluargamu kepadaku; jangan ada seorang pun yang tertinggal."

Tafsir Lengkap Kemenag
Kementrian Agama RI

Setelah Yusuf menjelaskan siapa dirinya kepada saudara-saudaranya, dia lalu menanyakan kepada mereka tentang keadaan ayahnya. Mereka menjawab bahwa beliau tidak bisa melihat lagi. Seketika itu Yusuf memberikan baju gamisnya kepada saudara-saudaranya agar dibawa pulang ke negerinya. Sesampainya di rumah, baju gamis itu agar segera disapukan ke wajah beliau, niscaya dia akan melihat kembali. Yusuf berkata demikian berdasarkan wahyu. Dia juga mengetahui bahwa penyebab tertutupnya penglihatan ayahnya ialah terlalu banyak menangis. Apabila ayahnya mengetahui bahwa baju gamis itu adalah miliknya, yang menandakan bahwa ia masih hidup dan selamat dari aniaya dan cobaan yang dialaminya, tentu ayahnya akan senang dan timbul dalam hatinya perasaan gembira, dan akan melihat kembali seperti sediakala. Hal tersebut merupakan mukjizat bagi Nabi Yusuf. Ia juga meminta kepada saudaranya supaya mendatangkan segenap keluarganya ke Mesir, baik laki-laki, perempuan, maupun anak-anak, yang menurut suatu riwayat, semuanya berjumlah tujuh puluh orang.

Tafsir al-Jalalain
Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi

("Pergilah kalian dengan membawa baju gamisku ini) yaitu baju gamis Nabi Ibrahim yang dipakainya sewaktu ia dicampakkan ke dalam api. Baju tersebut dikalungkan Nabi Yusuf sewaktu ia berada di dalam sumur. Baju tersebut dari surga; malaikat Jibril memerintahkan Nabi Yusuf supaya mengirimkannya kepada ayahnya, seraya berkata, 'Sesungguhnya pada baju itu terdapat bau surga, dan tidak sekali-kali ia diusapkan kepada orang yang sakit melainkan orang sakit itu akan sembuh dengan seketika (lalu letakkanlah dia ke wajah ayahku, nanti ia akan) menjadi (melihat kembali, dan bawalah keluarga kalian semuanya kepadaku.'").

Tafsir Ibnu Katsir
Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir

Yusuf a.s. berkata kepada saudara-saudaranya, "Pergilah kalian dengan membawa baju gamisku ini,

...dan letakkanlah baju ini ke wajah ayahku, niscaya ia akan dapat melihat kembali."

Saat itu Nabi Ya'qub telah buta akibat banyak menangis (karena berpisah dengan Yusuf).

...dan bawalah keluarga kalian semuanya kepadaku.

Yakni semua Bani Ya'qub.

Tafsir Quraish Shihab
Muhammad Quraish Shihab

Yûsuf kemudian menanyakan ayahnya kepada mereka. Ketika mereka menceritakan kondisi buruknya dan keadaan matanya akibat terlalu sedih dan banyak menangis, Yûsuf memberikan bajunya kepada mereka lalu berkata, "Bawalah baju ini pulang dan lemparkanlah ke wajah ayah. Ia pasti akan gembira dan yakin bahwa aku masih hidup. Baju itu juga akan mengembalikan penglihatannya kembali. Saat ayah dapat melihat kembali, ajaklah ia dan semua keluarga kalian ke sini."