Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3891

Kitab: Sifat surga

Bab: Sifat penghuni surga

حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ دَاوُدَ بْنِ عَامِرِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ أَنَّ مَا يُقِلُّ ظُفُرٌ مِمَّا فِي الْجَنَّةِ بَدَا لَتَزَخْرَفَتْ لَهُ مَا بَيْنَ خَوَافِقِ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَوْ أَنَّ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ اطَّلَعَ فَبَدَا أَسَاوِرُهُ لَطَمَسَ ضَوْءَ الشَّمْسِ كَمَا تَطْمِسُ الشَّمْسُ ضَوْءَ النُّجُومِ
قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ بِهَذَا الْإِسْنَادِ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ ابْنِ لَهِيعَةَ وَقَدْ رَوَى يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ وَقَالَ عَنْ عُمَرَ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Suwaid bin Nashr[1] telah mengkhabarkan kepada kami Ibnu Al Mubarak[2] telah mengkhabarkan kepada kami Ibnu Lahi'ah[3] dari Yazid bin Abu Habib[4] dari Dawud bin 'Amir bin Sa'ad bin Abi Waqqash[5] dari ayahnya[6] dari kakeknya[7] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Andai yang dibawa kuku dalam surga terlihat niscaya antara sisi-sisi langit dan bumi akan terhiasi karenanya, andai seorang penghuni surga muncul lalu gelang-gelangnya terlihat niscaya padamlah matahari seperti matahari melenyapkan cahaya bintang-bintang. Berkata Abu Isa: Hadits ini gharib, kami hanya mengetahui sanad ini dari hadits Ibnu Lahi'ah. Yahya bin Ayyub[8] meriwayatkan hadits ini dari Yazid bin Abu Habib[4] dan berkata: Dari Umar bin Sa'ad bin Abi Waqqash[10] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Suwaid bin Nashr bin Suwaid, Al Marwaziy, Abu Al Fadlol, Asy Syah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Himsh.
  2. [2] Abdullah bin Al Mubarak bin Wadlih, Al Hanzhaliy Al Marwaziy, Abu 'Abdur Rahman, Abdan, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 181 H, hidup di Himash, wafat di Herrat.
  3. [3] Abdullah bin Lahi'ah, Al Hadlramiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 174 H, hidup di Maru.
  4. [4] Yazid bin Abi Habib Suwaid, Al Azdiy, Abu Raja', Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 128 H, hidup di Maru.
  5. [5] Daud bin 'Amir bion Sa'ad bin Abi Waqash, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Madinah.
  6. [6] Amir bin Sa'ad bin Abi Waqash, Az Zuhriy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  7. [7] Sa'ad bin Abi Waqash Malik bin Uhaib bin 'Abdu Manaf bin Zuhrah, Az Zuhriy Al Qurasyiy, Abu Ishaq, Farisu Al Islam, Shahabat, wafat tahun 55 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.
  8. [8] Yahya bin Ayyub, Al Ghafiqiy, Abu Al 'Abbas, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 168 H, hidup di Maru.
  9. [9] Yazid bin Abi Habib Suwaid, Al Azdiy, Abu Raja', Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 128 H, hidup di Maru.
  10. [10] Umar bin Sa'ad bin Abi Waqash, Az Zuhriy Al madaniy, Abu Hafsh, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 67 H, hidup di Kufah.