Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3891

Kitab: Minuman

Bab: Jika banyak memabukkan, sedikitnya juga haram

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ عَنْ مَهْدِيِّ بْنِ مَيْمُونٍ ح و حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاوِيَةَ الْجُمَحِيُّ حَدَّثَنَا مَهْدِيُّ بْنُ مَيْمُونٍ الْمَعْنَى وَاحِدٌ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُلُّ مُسْكِرٍ حَرَامٌ مَا أَسْكَرَ الْفَرَقُ مِنْهُ فَمِلْءُ الْكَفِّ مِنْهُ حَرَامٌ
قَالَ أَبُو عِيسَى قَالَ أَحَدُهُمَا فِي حَدِيثِهِ الْحَسْوَةُ مِنْهُ حَرَامٌ قَالَ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ وَقَدْ رَوَاهُ لَيْثُ بْنُ أَبِي سُلَيْمٍ وَالرَّبِيعُ بْنُ صَبِيحٍ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ الْأَنْصَارِيِّ نَحْوَ رِوَايَةِ مَهْدِيِّ بْنِ مَيْمُونٍ وَأَبُو عُثْمَانَ الْأَنْصَارِيُّ اسْمُهُ عَمْرُو بْنُ سَالِمٍ وَيُقَالُ عُمَرُ بْنُ سَالِمٍ أَيْضًا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar[1], telah menceritakan kepada kami Abdul A'la bin Abdul A'la[2] dari Hisyam bin Hassan[3] dari Mahdi bin Maimun[4] -dalam riwayat lain- Dan telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Mu'awiyah Al Jumahi[5], telah menceritakan kepada kami Mahdi bin Maimun[4] maknanya satu, dari Abu Utsman Al Anshari[7] dari Al Qasim bin Muhammad[8] dari Aisyah[9] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap yang memabukkan adalah haram, jika satu Faraq (tiga sha' atau enam belas liter) darinya memabukkan, maka sepenuh telapak tangannya juga haram." Abu Isa berkata; Salah seorang dari keduanya berkata di dalam haditsnya; "Seteguk darinya adalah haram." Hadits ini adalah Hasan. Dan telah diriwayatkan pula oleh Al Laits bin Abu Sulaim[10] dan Ar Rabi' bin Shabih[11] dari Abu Utsman Al Anshari[7] sebagaimana riwayatnya Mahdi bin Maimun dan Abu Utsman Al Anshari namanya adalah Amr bin Salim, dan dipanggil pula dengan nama Umar bin Salim.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Basysyar bin 'Utsman, Al 'Abdiy, Abu Bakar, Bindar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Abdul A'laa bin 'Abdul A'laa, As Saamiy Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Abu Hammam, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 189 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Hisyam bin Hassan, Al Azdiy Al Qurdusiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 148 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Mahdiy bin Maimun, Al Azdiy Al Mu'awwaliy, Abu Yahya, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 171 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Abdullah bin Mu'awiyah bin Musa, Al Qurasyiy Al Jamhiy, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 243 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  6. [6] Mahdiy bin Maimun, Al Azdiy Al Mu'awwaliy, Abu Yahya, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 171 H, hidup di Bashrah.
  7. [7] Amru bin Salim, Al Anshariy Al Madaniy, Abu 'Utsman, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Himsh.
  8. [8] Al Qasim bin Muhammad bin Abi Bakar Ash Shiddiq, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Madinah.
  9. [9] Aisyah binti Abi Bakar Ash Shiddiq, At Taymiyyah, Ummu 'Abdullah, Ummu Al Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 58 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  10. [10] Laits bin Abi Sulaim bin Zunaim, Al Qurasyiy, Abu Bakar, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 148 H, hidup di Kufah.
  11. [11] Ar Rabi' bin Shabiih, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Sind.
  12. [12] Amru bin Salim, Al Anshariy Al Madaniy, Abu 'Utsman, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Himsh.