Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3891

Kitab: Keutamaan jihad

Bab: Keutamaan orang yang ribath

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُنْكَدِرِ قَالَ
مَرَّ سَلْمَانُ الْفَارِسِيُّ بِشُرَحْبِيلَ بْنِ السِّمْطِ وَهُوَ فِي مُرَابَطٍ لَهُ وَقَدْ شَقَّ عَلَيْهِ وَعَلَى أَصْحَابِهِ قَالَ أَلَا أُحَدِّثُكَ يَا ابْنَ السِّمْطِ بِحَدِيثٍ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَلَى قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ رِبَاطُ يَوْمٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَفْضَلُ وَرُبَّمَا قَالَ خَيْرٌ مِنْ صِيَامِ شَهْرٍ وَقِيَامِهِ وَمَنْ مَاتَ فِيهِ وُقِيَ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَنُمِّيَ لَهُ عَمَلُهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Umar[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Sufyan Ats Tsauri[2] berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad Ibnul Munkadir[3] ia berkata, " Salman Al Farisi[4] melewati Syurahbil bin As Simth yang sedang berada di tempat ribathnya, sementara dirinya dan para sahabatnya telah merasakan kebosanan. Salman berkata, "Wahai Ibnu As Simth, maukah aku bacakan kepadamu sebuah hadits yang aku dengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" ia menjawab, "Tentu." Salman berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ribath satu hari di jalan Allah lebih utama, dan barangkali ia menyebutkan, "lebih baik dari puasa dan shalat selama sebulan. Dan barangsiapa meninggal saat ribath, maka ia akan terjaga dari fitnah kubur dan amalnya akan terus berkembang hingga datangnya hari kiamat." Abu Isa berkata, "hadits ini derajatnya hasan."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Yahya bin Abi 'Umar, Al 'Adaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 243 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  2. [2] Sufyan bin 'Uyainah bin Abi 'Imran Maimun, Al Hilaliy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 198 H, hidup di Kufah, wafat di Marur Rawdz.
  3. [3] Muhammad bin Al Munkadir bin 'Abdullah bin Al Hudair, At Taymiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 131 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Salman bin Al Islam, Al Farisiy, Abu 'Abdullah , Salman Al Khair, Shahabat, wafat tahun 33 H, hidup di Madinah, wafat di Mada'in.