Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5362

Kitab: Salam

Bab: Membunuh ular

و حَدَّثَنِي إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَهْضَمٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ وَهُوَ عِنْدَنَا ابْنُ جَعْفَرٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ نَافِعٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
كَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ يَوْمًا عِنْدَ هَدْمٍ لَهُ فَرَأَى وَبِيصَ جَانٍّ فَقَالَ اتَّبِعُوا هَذَا الْجَانَّ فَاقْتُلُوهُ قَالَ أَبُو لُبَابَةَ الْأَنْصَارِيُّ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ قَتْلِ الْجِنَّانِ الَّتِي تَكُونُ فِي الْبُيُوتِ إِلَّا الْأَبْتَرَ وَذَا الطُّفْيَتَيْنِ فَإِنَّهُمَا اللَّذَانِ يَخْطِفَانِ الْبَصَرَ وَيَتَتَبَّعَانِ مَا فِي بُطُونِ النِّسَاءِ
و حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنِي أُسَامَةُ أَنَّ نَافِعًا حَدَّثَهُ أَنَّ أَبَا لُبَابَةَ مَرَّ بِابْنِ عُمَرَ وَهُوَ عِنْدَ الْأُطُمِ الَّذِي عِنْدَ دَارِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ يَرْصُدُ حَيَّةً بِنَحْوِ حَدِيثِ اللَّيْثِ بْنِ سَعْدٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Dan telah menceritakan kepadaku Ishaq bin Manshur[1]; Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Jahdlam[2]; Telah menceritakan kepada kami Isma'il[3] yaitu Ibnu Ja'far dari 'Umar bin Nafi'[4] dari Bapaknya[5] dia berkata; 'Suatu hari Ibnu Umar berada di samping pakaiannya yang basah, tiba-tiba dia melihat seekor ular kecil. Lalu dia berkata; 'Ikutilah ular ini dan bunuhlah oleh kalian.' Abu Lubabah[6] berkata; 'Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang membunuh ular-ular kecil yang berada di rumah, kecuali ular yang buntung ekornya dan ular yang mempunyai dua garis putih di punggungnya karena kedua ular tersebut bisa membutakan mata dan suka menyerang janin wanita yang hamil.' Dan telah menceritakan kepada kami Harun bin Sa'id Al Aili[7]; Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb[8]; Telah menceritakan kepadaku Usamah[9] bahwa Nafi'[10]; Telah menceritakan kepadanya bahwa Abu Lubabah[6] suatu hari lewat di depan Ibnu 'Umar yang sedang berada di sebuah rumah besar, di samping rumah 'Umar bin Khaththab dia sedang mengejar seekor ular -dan seterusnya seperti Hadits Al Laits bin Sa'd.-

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ishaq bin Manshur bin Bahram , At Tamimiy , Abu Ya'qub, Al Kawsaj, Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 251 H, hidup di Himsh, wafat di Nihawand.
  2. [2] Muhammad bin Jahdlom bin 'Abdullah , Ats Tsaqafiy Al Khurasaniy, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Bashrah.
  3. [3] Isma'il bin Ja'far bin Abi Katsir, Al Anshariy Az Zaraqiy, Abu Ishaq, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 180 H, hidup di Madinah, wafat di Baghdad.
  4. [4] Umar bin Nafi', Al 'Adawiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  5. [5] "Nafi', maula Ibnu 'Umar ", Al Madaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Basyir bin 'Abdul Mundzir bin Zubair bin Zaid bin Umayah, Abu Lubabah, Shahabat, hidup di Madinah.
  7. [7] Harun bin Sa'id bin Al Haitsam, Al Ayli At Tamimiy, Abu Ja'far, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 253 H, hidup di Maru.
  8. [8] Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Maru, wafat di Maru.
  9. [9] Usamah bin Zaid , Al Laitsiy, Abu Zaid, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 153 H, hidup di Madinah.
  10. [10] "Nafi', maula Ibnu 'Umar ", Al Madaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  11. [11] Basyir bin 'Abdul Mundzir bin Zubair bin Zaid bin Umayah, Abu Lubabah, Shahabat, hidup di Madinah.