Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5362

Kitab: Salam

Bab: Bolehnya tanda memberi izin dengan mengangkat hijab atau dengan tanda yang lainnya

حَدَّثَنَا أَبُو كَامِلٍ الْجَحْدَرِيُّ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ كِلَاهُمَا عَنْ عَبْدِ الْوَاحِدِ وَاللَّفْظُ لِقُتَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سُوَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ يَزِيدَ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ مَسْعُودٍ يَقُولُا
قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْنُكَ عَلَيَّ أَنْ يُرْفَعَ الْحِجَابُ وَأَنْ تَسْتَمِعَ سِوَادِي حَتَّى أَنْهَاكَ
و حَدَّثَنَاه أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ وَإِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ إِسْحَقُ أَخْبَرَنَا و قَالَ الْآخَرَانِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ إِدْرِيسَ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بِهَذَا الْإِسْنَادِ مِثْلَهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu Kamil Al Jahdari[1] dan Qutaibah bin Sa'id[2] keduanya dari 'Abdul Wahid[3] dan lafazh ini miliknya Qutaibah; Telah menceritakan kepada kami 'Abdul Wahid bin Ziyad[4]; Telah menceritakan kepada kami Al Hasan bin 'Ubaidillah[5]; Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Suwaid[6] ia berkata; Aku mendengar Abdurraman bin Yazid[7] berkata; Aku mendengar Abdullah bin Mas'ud[8] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepadaku; "Tanda izin masuk bagimu ialah, bila tirai telah diangkat. Dan engkau boleh mendengar pembicaraan yang kurahasiakan, kecuali bila kularang." Dan telah menceritakannya kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah[9] dan Muhammad bin 'Abdullah bin Numair[10] serta Ishaq bin Ibrahim[11]. Berkata Ishaq[12]; Telah mengabarkan kepada kami. Sedangkan yang lainnya berkata; Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah bin Idris[13] dari Al Hasan bin 'Ubaidillah[5] melalui sanad ini dengan Hadits yang serupa.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Fudloil bin Husain bin Thalhah, Al Jahdariy, Abu Kamil, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 237 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Qutaibah bin Sa'id bin Jamil bin Tharif bin 'Abdullah , Ats Tsaqafiy Al Baghlaniy, Abu Raja', Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 240 H, hidup di Himsh.
  3. [3] Abdul Wahid bin Ziyad, Al 'Abdiy, Abu Bisyir, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 176 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Abdul Wahid bin Ziyad, Al 'Abdiy, Abu Bisyir, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 176 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Al Hasan bin 'Ubaidullah bin 'Urwah, An Nakha'iy, Abu 'Urwah, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 139 H, hidup di Kufah.
  6. [6] Ibrahim bin Suwaid, An Nakha'iy, Al A'war, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.
  7. [7] Abdur Rahman bin Yazid bin Qais, An Nakha'iy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 83 H, hidup di Kufah, wafat di Jamajim.
  8. [8] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.
  9. [9] Abdullah bin Muhammad bin Abi Syaibah Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, Abu Bakar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 235 H, hidup di Kufah.
  10. [10] Muhammad bin 'Abdullah bin Numair, Al Hamdaniy Al Kharifiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 234 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  11. [11] Ishaq bin Ibrahim bin Makhlad, Al Hanzhaliy Al Marwaziy, Abu Ya'qub, Ibnu Rahawaih, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 238 H, hidup di Himsh, wafat di Nihawand.
  12. [12] Ishaq bin Ibrahim bin Makhlad, Al Hanzhaliy Al Marwaziy, Abu Ya'qub, Ibnu Rahawaih, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 238 H, hidup di Himsh, wafat di Nihawand.
  13. [13] Abdullah bin Idris bin Yazid bin 'Abdur Rahman bin Al Aswad, Al Awdiy Az Zi'afiriy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 192 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  14. [14] Al Hasan bin 'Ubaidullah bin 'Urwah, An Nakha'iy, Abu 'Urwah, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 139 H, hidup di Kufah.