Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5362

Kitab: Pakaian dan perhiasan

Bab: Haramnya memanjangkan pakaian karena sombong

و حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِيهِ وَسَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَنَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الَّذِي يَجُرُّ ثِيَابَةُ مِنْ الْخُيَلَاءِ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ إِلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ عَنْ الشَّيْبَانِيِّ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ كِلَاهُمَا عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ وَجَبَلَةَ بْنِ سُحَيْمٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِثْلِ حَدِيثِهِمْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepadaku Abu Ath Thahir[1]; Telah mengabarkan kepada kami 'Abdullah bin Wahb[2]; Telah mengabarkan kepadaku 'Umar bin Muhammad[3] dari Bapaknya[4] dan Salim bin 'Abdullah[5] dan Nafi'[6] dari 'Abdullah bin 'Umar[7]; Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya termasuk orang yang sombong orang yang memanjangkan pakaiannya, Allah tidak akan melihatnya pada hari kiamat nanti. Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah[8]; Telah menceritakan kepada kami 'Ali bin Mushir[9] dari Asy Syaibani[10]; Demikian juga telah diriwayatkan dari jalur yang lain; Telah menceritakan kepada kami Ibnu Al Mutsanna[11]; Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far[12]; Telah menceritakan kepada kami Syu'bah[13] keduanya dari Muharib bin Ditsar[14] dan Jabalah bin Suhaim[15] dari Ibnu 'Umar[16] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan Hadits yang serupa.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ahmad bin 'Amru bin 'Abdullah bin 'Amru As Sarh, Al Umawiy, Abu Ath Thahir, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 250 H, hidup di Maru.
  2. [2] Abdullah bin Wahab bin Muslim, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Maru, wafat di Maru.
  3. [3] Umar bin Muhammad bin Zaid bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Adawiy Al Madaniy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Syam, wafat di Abdasa.
  4. [4] Muhammad bin Zaid bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah.
  5. [5] Salim bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Umar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Madinah.
  6. [6] "Nafi', maula Ibnu 'Umar ", Al Madaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  7. [7] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.
  8. [8] Abdullah bin Muhammad bin Abi Syaibah Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, Abu Bakar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 235 H, hidup di Kufah.
  9. [9] Ali bin Mushir, Al Qurasyiy, Abu Al Hasan, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 189 H, hidup di Kufah.
  10. [10] Sulaiman bin Abi Sulaiman Fairuz, Asy Syaibaniy, Abu Ishaq, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 138 H, hidup di Kufah.
  11. [11] Muhammad bin Al Mutsannaa bin 'Ubaid, Al 'Anaziy, Abu Musa, Az Zaman, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 252 H, hidup di Bashrah.
  12. [12] Muhammad bin Ja'far , Al Hudzaliy, Abu 'Abdullah , Ghundar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 193 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  13. [13] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  14. [14] Muharib bin Ditsar, As Sadusiy, Abu Mutharrif, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 116 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  15. [15] Jabalah bin Suhaim, Abu Suwairah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 125 H, hidup di Kufah.
  16. [16] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.