Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 5362

Kitab: Haji

Bab: Apa yang diperbuat jika orang yang ihram meninggal

و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا أَبُو بِشْرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ح و حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَاللَّفْظُ لَهُ أَخْبَرَنَا هُشَيْمٌ عَنْ أَبِي بِشْرٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا
أَنَّ رَجُلًا كَانَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُحْرِمًا فَوَقَصَتْهُ نَاقَتُهُ فَمَاتَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اغْسِلُوهُ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ وَكَفِّنُوهُ فِي ثَوْبَيْهِ وَلَا تَمَسُّوهُ بِطِيبٍ وَلَا تُخَمِّرُوا رَأْسَهُ فَإِنَّهُ يُبْعَثُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مُلَبِّدًا

Terjemahan/Arti Hadits:

Dan Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ash Shabbah[1] telah menceritakan kepada kami Husyaim[2] telah mengabarkan kepada kami Abu Bisyr[3] telah menceritakan kepada kami Sa'id bin Jubair[4] dari Ibnu Abbas[5] radliallahu 'anhuma -dalam riwayat lain- Dan Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya[6] -lafazh juga miliknya- telah mengabarkan kepada kami Husyaim[2] dari Abu Bisyr[3] dari Sa'id bin Jubair[4] dari Ibnu Abbas[5] radliallahu 'anhuma, bahwa seorang laki-laki sedang melakukan ihram bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu lehernya patah karena terjatuh dari Untanya hingga ia meninggal seketika. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Mandikanlah jenazahnya dengan air campuran daun bidara. Kemudian kafanilah ia kainnya, dan jangan kalian memakaikannya wewangian, dan jangan pula mengenakan surban di kepalanya, karena ia akan dibangkitkan pada hari kiamat kelak dalam keadaan Ihram."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Ash Shabbah, Ad Dawlabiy Al Bazzar, Abu Ja'far, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 227 H, hidup di Baghdad.
  2. [2] Husyaim bin Basyir bin Al Qasim bin Dinar, As Sulamiy, Abu Mu'awiyah, Ibnu Abi Khazim, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 183 H, hidup di Hait, wafat di Baghdad.
  3. [3] Ja'far bin Iyas bin Abi Wahsyiyah, Abu Bisyir, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 125 H, hidup di Hait.
  4. [4] Sa'id bin Jubair bin Hisyam, Al Asadiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 94 H, hidup di Kufah, wafat di Iraq.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  6. [6] Yahya bin Yahya bin Bukair bin 'Abdur Rahman, At Tamimiy Al Hanzhaliy, Abu Zakariya, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 226 H, hidup di Himsh.
  7. [7] Husyaim bin Basyir bin Al Qasim bin Dinar, As Sulamiy, Abu Mu'awiyah, Ibnu Abi Khazim, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 183 H, hidup di Hait, wafat di Baghdad.
  8. [8] Ja'far bin Iyas bin Abi Wahsyiyah, Abu Bisyir, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 125 H, hidup di Hait.
  9. [9] Sa'id bin Jubair bin Hisyam, Al Asadiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 94 H, hidup di Kufah, wafat di Iraq.
  10. [10] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.