Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4332

Kitab: Mukadimah

Bab: Iman

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ الطَّنَافِسِيُّ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ أَوْ سَبْعُونَ بَابًا أَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنْ الطَّرِيقِ وَأَرْفَعُهَا قَوْلُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنْ الْإِيمَانِ
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ عَنْ ابْنِ عَجْلَانَ ح و حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ سُهَيْلٍ جَمِيعًا عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Muhammad Ath Thanafusi[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Waki'[2] berkata, telah menceritakan kepada kami Sufyan[3] dari Suhail bin Abu Shalih[4] dari Abdullah bin Dinar[5] dari Abu Shalih[6] dari Abu Hurairah[7] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Iman itu ada enam puluh sembilan, atau tujuh puluh pintu. Yang paling rendah adalah menyingkirkan duri dari jalanan, dan yang paling tinggi adalah ucapan Laa Ilaaha Illallah (tidak ada tuhan selain Allah). Sifat malu merupakan bagian dari iman." Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah[8] ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Khalid Al Ahmar[9] dari Ibnu 'Ajlan[10]. Dan menurut jalur yang lain; Telah menceritakan kepada kami 'Amru bin Rafi'[11] berkata, telah menceritakan kepada kami Jarir[12] dari Suhail[13] semuanya dari Abdullah bin Dinar[5] dari Abu Shalih[6] dari Abu Hurairah[7] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti hadits di atas.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ali bin Muhammad bin Ishaq, Ath Thanafisiy Al Kufiy, Abu Al Hasan, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 233 H, hidup di Qirqisiya.
  2. [2] Waki' bin Al Jarrah bin Malih, Ar Ru'asiy, Abu Sufyan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 196 H, hidup di Kufah, wafat di Ainul Wardah.
  3. [3] Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.
  4. [4] Suhail bin Abi Shalih Dzakwan, As Samman, Abu Yazid, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 138 H, hidup di Madinah.
  5. [5] "Abdullah bin Dinar, maula Ibnu 'Umar", Al 'Adawiy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Madinah.
  6. [6] Dzakwan, Abu Shalih, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 101 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  7. [7] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  8. [8] Abdullah bin Muhammad bin Abi Syaibah Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, Abu Bakar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 235 H, hidup di Kufah.
  9. [9] Sulaiman bin Hayyan, Al Azdiy, Abu Khalid, Al Ahmar, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 189 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  10. [10] Muhammad bin 'Ajlan, Al Qurasyiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 148 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  11. [11] Amru bin Rafi' boin Al Furrat, Al Bajaliy, Abu Hajar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 237 H, hidup di Qarqisiya.
  12. [12] Jarir bin 'Abdul Hamid bin Qarth, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 188 H, hidup di Kufah.
  13. [13] Suhail bin Abi Shalih Dzakwan, As Samman, Abu Yazid, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 138 H, hidup di Madinah.
  14. [14] "Abdullah bin Dinar, maula Ibnu 'Umar", Al 'Adawiy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Madinah.
  15. [15] Dzakwan, Abu Shalih, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 101 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  16. [16] Abdur Rahman bin Shakhr, Ad Dawsiy Al Yamaniy, Abu Hurairah, Shahabat, wafat tahun 57 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.