Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4332

Kitab: Mukadimah

Bab: Menjauhi bid'ah dan perdebatan

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُنْذِرِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ ح و حَدَّثَنَا حَوْثَرَةُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ قَالَا حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ دِينَارٍ عَنْ أَبِي غَالِبٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا ضَلَّ قَوْمٌ بَعْدَ هُدًى كَانُوا عَلَيْهِ إِلَّا أُوتُوا الْجَدَلَ ثُمَّ تَلَا هَذِهِ الْآيَةَ
{ بَلْ هُمْ قَوْمٌ خَصِمُونَ }
الْآيَةَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ali bin Al Mundzir[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Fudlail[2], Dan menurut jalur lain; Telah menceritakan kepada kami Hautsarah bin Muhammad[3] berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Bisyr[4] keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Hajjaj bin Dinar[5] dari Abu Ghalib[6] dari Abu Umamah[7] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Tidak akan tersesat suatu kaum setelah petunjuk selama mereka masih tetap di atasnya, kecuali orang-orang yang senang berdebat." Kemudian beliau membaca ayat ini: "tetapi mereka itu adalah kaum yang senang berdebat."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ali bin Al Mundzir bin Zaid, Ath Thariqiy Al Awduy, Abu Al Hasan, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 256 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Muhammad bin Fudloil bin Ghazwan bin Jarir, Adl Dlabbiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 295 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Hawtsarah bin Muhammad bin Qadid, Abu Al Azhar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 256 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Muhammad bin Bisyir bin Al Furafashah, Al 'Abdiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 203 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Hajjaj bin Dinar, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Hait.
  6. [6] Hazwar, Abu Ghalib, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Bashrah.
  7. [7] Shadiy bin 'Ajlan, Al Bahiliy, Abu Umamah, Shahabat, wafat tahun 86 H, hidup di Syam, wafat di Syam.