Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 4332

Kitab: Thaharah dan sunah-sunahnya

Bab: Doa setelah wudlu

حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ وَزَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ قَالُوا حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ وَهْبٍ أَبُو سُلَيْمَانَ النَّخَعِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي زَيْدٌ الْعَمِّيُّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ قَالَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ فُتِحَ لَهُ ثَمَانِيَةُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ مِنْ أَيِّهَا شَاءَ دَخَلَ
قَالَ أَبُو الْحَسَنِ بْنُ سَلَمَةَ الْقَطَّانُ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ نَصْرٍ حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ بِنَحْوِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Abdurrahman[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Al Husain bin Ali[2] dan Zaid Ibnul Hubab[3]. Dan menurut jalur yang lain; Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya[4] berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim[5] mereka berkata; telah menceritakan kepada kami 'Amru bin Abdullah bin Wahb Abu Sulaiman An Nakha'i[6] berkata; telah menceritakan kepadaku Zaid Al Ammi[7] dari Anas bin Malik[8] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Barangsiapa berwudlu dan membaguskannya, setelah itu membaca; ASYHADU ANLAA ILAAHA ILLAALLHU WAHDAHUU LAA SYARIIKALAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ABDUHU WA RASUULUHU (Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak untuk disembah selain Allah Yang Maha Esa dan tidak dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya) sebanyak tiga kali, maka akan dibukakan untuknya delapan pintu surga, ia masuk dari pintu mana saja yang ia sukai." Abu Al Hasan bin Salamah Al Qaththan berkata; telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Nashr berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Nu'aim sebagaimana hadits diatas."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Musa bin 'Abdur Rahman bin Sa'id, Al Kindiy Al Masruqiy, Abu 'Isa, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 258 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Al Husain bin 'Ali bin Al Walid, Al Ju'fi, Abu 'Abdullah, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 203 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  3. [3] Zaid bin Al Hubbab bin Ar Rayyan, Al 'Akaliy, Abu Al Husain, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 230 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Muhammad bin Yahya bin 'Abdullah bin Khalid bin Faris bin Dzu'aib, Adz Dzuhaliy An Naisaburiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, wafat tahun 258 H, hidup di Himsh.
  5. [5] Al Fadlol bin Dukain bin Hammad bin Zuhair , Abu Nu'aim, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 218 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  6. [6] Amru bin 'Abdullah bin Wahab, An Nakha'iy, AbuMu'awiyah, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.
  7. [7] Zaid bin Al Hawariy, Al 'Amiy, Abu Al Hawariy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Bashrah.
  8. [8] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.