Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ بْنُ الْوَلِيدِ الْمِيثَمِيُّ حَدَّثَنَا بَحِيرُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ الْحَضْرَمِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ إِلَيْكُمْ لَيْسَ بِوَهِنٍ وَلَا كَسِلٍ لِيَخْتِنَ قُلُوبًا غُلْفًا وَيَفْتَحَ أَعْيُنًا عُمْيًا وَيُسْمِعَ آذَانًا صُمًّا وَيُقِيمَ أَلْسِنَةً عُوجًا حَتَّى يُقَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Haiwah bin Syuraih[1] telah menceritakan kepada kami Baqiyyah bin Al Walid Al Maitami[2] telah menceritakan kepada kami Buhair bin Sa'ad[3] dari Khalid bin Ma'dan[4] dari Jubair bin Nufair Al Hadlrami[5]; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: " Telah datang kepada kalian seorang utusan yang tidak lemah dan juga tidak malas, (diutus untuk) menyadarkan hati-hati yang lalai, membuka mata yang tertutup, dan menjadikan telinga-telinga yang tuli mendengar, meluruskan lisan yang bengkok, sehingga dikatakan; tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah Subhanahu wa Ta'ala saja.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Haywah bin Suraih bin Yazid, Abu Al 'Abbas, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 224 H, hidup di Syam.
  2. [2] Baqiyyah bin Al Walid bin Sha'id, Abu Yahmad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 197 H, hidup di Syam.
  3. [3] Bahir bin Sa'ad, Abu Khalid, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Syam.
  4. [4] Khalid bin Ma'dan bin Abi Karb, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Syam, wafat di Thursus.
  5. [5] Jubair bin Nufair bin Malik, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 80 H, hidup di Syam, wafat di Syam.