Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ الْفَضْلِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْهَاشِمِيُّ أَخْبَرَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ عَطِيَّةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَسْلُكْ طَرِيقًا أَوْ لَا يَسْلُكُ طَرِيقًا فَيَتْبَعُهُ أَحَدٌ إِلَّا عَرَفَ أَنَّهُ قَدْ سَلَكَهُ مِنْ طِيبِ عَرْفِهِ أَوْ قَالَ مِنْ رِيحِ عَرَقِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Malik bin isma'il[1] telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Al Fadl bin AbdurRahman Al Hasyimi[2] telah mengabarkan kepada kami Al Mughirah bin 'Athiyah[3] dari Abu Zubair[4] dari Jabir[5] Bahwasannya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak melewati satu jalan pun atau beliau melewati jalan melainkan beliau dikenal bahwa beliau (baru saja) melewati jalan tersebut dari wangi keringatnya atau ia berkata; dari keringat beliau yang harum.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Malik bin Isma'il bin Dirham, An Nahdiy, Abu Ghassan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 219 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Ishaq bin Al Fadlol bin 'Abdur Rahman , Al Hasyimiy, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  3. [3] Al Mughirah bin 'Athiyyah, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Muhammad bin Muslim bin Tadrus, Al Asadiy, Abu Az Zubair, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 126 H, hidup di Marur Rawdz.
  5. [5] Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram, Al Anshari As Sulamiy, Abu 'Abdullah, Shahabat, wafat tahun 78 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.