Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا عَاصِمُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا فُضَيْلُ بْنُ عِيَاضٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا حَدَّثَ لَمْ يُقَدِّمْ وَلَمْ يُؤَخِّرْ وَكَانَ الْحَسَنُ إِذَا حَدَّثَ قَدَّمَ وَأَخَّرَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami 'Ashim bin Yusuf[1] telah menceritakan kepada kami Fudlail bin 'Iyadl[2] dari Hisyam[3] dari Ibnu Sirin[4]: "Apabila ia menceritakan satu hadits, ia tidak pernah mendahulukan atau mengakhirkan (mengubah redaksi kalimatnya), sementara Al Hasan[5] apabila menceritakan satu hadits terkadang mendahulukan dan mengakhirkan (redaksinya) ".

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Ashim bin Yusuf, Al Yarbu'iy Al Khayyath, Abvu 'Amru, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 220 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Fudloil bin 'Iyadl bin Mas'ud, At Tamimiy Al Yarbu'iy, Abu 'Ali, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 187 H, hidup di Himsh, wafat di Marur Rawdz.
  3. [3] Hisyam bin Hassan, Al Azdiy Al Qurdusiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 148 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] "Muhammad bin Sirin, maula Anas bin Malik", Al Anshariy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  5. [5] Al Hasan bin Abi Al Hasan Yasar, Al Bashriy, Abu Sa'id, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Bashrah.