Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ مُسْلِمٍ عَنْ مَسْرُوقٍ قَالَ كَفَى بِالْمَرْءِ عِلْمًا أَنْ يَخْشَى اللَّهَ وَكَفَى بِالْمَرْءِ جَهْلًا أَنْ يُعْجَبَ بِعِلْمِهِ قَالَ و قَالَ مَسْرُوقٌ الْمَرْءُ حَقِيقٌ أَنْ يَكُونَ لَهُ مَجَالِسُ يَخْلُو فِيهَا فَيَذْكُرُ ذُنُوبَهُ فَيَسْتَغْفِرُ اللَّهَ تَعَالَى مِنْهَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin Abdullah[1] telah menceritakan kepada kami Zaidah[2] dari Al A'masy[3] dari Muslim[4] dari Masruq[5] ia berkata: "Cukuplah seseorang dianggap berilmu jika ia takut kepada Allah, dan cukuplah seseorang dianggap bodoh jika ia bangga dengan ilmunya, perawi berkata: Masruq berkata: 'Hendaknya seseorang memiliki tempat khusus yang ia pergunakan untuk menyendiri dan mengingat dosanya, kemudian ia memohon ampun kepada Allah' ".

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ahmad bin 'Abdullah bin Yunus bin 'Abdullah bin Qais, At Tamimiy Al Yarbuu'iy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 227 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  2. [2] Za'idah bin Qudamah, Ats Tsaqafi, Abu Ash Shalti, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Ardlurum.
  3. [3] Sulaiman bin Mihran, Al Asadiy Al Kahiliy, Abu Muhammad, Al A'masy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 147 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Muslim bin 'Imran, Al Kufiy, Abu 'Abdullah , Al Bathin, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  5. [5] Masruq bin Al Ajda' bin Malik bin Umayyah, Al Hamdaniy Al Wadi'iy, Abu 'Aisyah , Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 63 H, hidup di Kufah, wafat di Hait.