Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا بَقِيَّةُ حَدَّثَنِي صَفْوَانُ بْنُ رُسْتُمَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مَيْسَرَةَ عَنْ تَمِيمٍ الدَّارِيِّ قَالَ تَطَاوَلَ النَّاسُ فِي الْبِنَاءِ فِي زَمَنِ عُمَرَ فَقَالَ عُمَرُ يَا مَعْشَرَ الْعُرَيْبِ الْأَرْضَ الْأَرْضَ إِنَّهُ لَا إِسْلَامَ إِلَّا بِجَمَاعَةٍ وَلَا جَمَاعَةَ إِلَّا بِإِمَارَةٍ وَلَا إِمَارَةَ إِلَّا بِطَاعَةٍ فَمَنْ سَوَّدَهُ قَوْمُهُ عَلَى الْفِقْهِ كَانَ حَيَاةً لَهُ وَلَهُمْ وَمَنْ سَوَّدَهُ قَوْمُهُ عَلَى غَيْرِ فِقْهٍ كَانَ هَلَاكًا لَهُ وَلَهُمْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Yazid bin Harun[1] telah mengabarkan kepada kami Baqiyyah[2] telah menceritajkan kepadaku Shafwan bin Rustum[3] dari Abdur Rahman bin Maisarah[4] dari Tamim Ad Dari[5] radliallahu 'anhu ia berkata: "Orang-orang berlomba-lomba mempertinggi bangunan pada zaman Umar, lalu Umar[6] berkata: 'Wahai masyarakat Arab ingatlah, ingatlah, sesungguhnya tidak ada Islam kecuali dengan berjama'ah, dan tidak ada jama'ah kecuali dengan adanya kepemimpinan, dan tidak ada (gunanya) kepemimpinan kecuali dengan ketaatan. Barangsiapa yang dihormati kaumnya karena ilmu, hal demikian membawa kebaikan untuk kehidupan dirinya dan masyarakatnya, dan barangsiapa yang dihormati oleh kaumnya bukan karena ilmu, maka ia hancur (begitu juga dengan) kaumnya' ".

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Yazid bin Harun, As Sulamiy, Abu Khalid, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 206 H, hidup di Hait, wafat di Hait .
  2. [2] Baqiyyah bin Al Walid bin Sha'id, Abu Yahmad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 197 H, hidup di Syam.
  3. [3] Shafwan bin 'Amru bin Harim, As Saksakiy Al Himshiy, Abu 'Amru, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 155 H, hidup di Syam.
  4. [4] Abdur Rahman bin Maisarah, Al Hadlramiy Al Himshiy, Abu Salamah, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Syam.
  5. [5] Tamim bin Aus bin Kharijah bin Saud, Abu Ruqayyah, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Madinah, wafat di Syam.
  6. [6] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.