Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا مَسْعُودُ بْنُ سَعْدٍ الْجُعْفِيُّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رُبَيِّعَةَ عَنْ سَلْمَانَ قَالَ لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا بَقِيَ الْأَوَّلُ حَتَّى يَتَعَلَّمَ أَوْ يُعَلِّمَ الْآخِرَ فَإِنْ هَلَكَ الْأَوَّلُ قَبْلَ أَنْ يُعَلِّمَ أَوْ يَتَعَلَّمَ الْآخِرُ هَلَكَ النَّاسُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Malik bin Isma'il[1] telah menceritakan kepada kami Mas'ud bin Sa'ad Al Ju'fi[2] dari 'Atha` bin As Sa`ib[3] dari Abdullah bin Rabi'ah[4] dari Salman[5] ia berkata: "Manusia akan tetap dalam keadaan baik-baik saja, selama ada generasi awal hingga ia belajar atau mengajar generasi yang selanjutnya, apabila generasi awal tiada sebelum ia belajar atau mengajar generasi selanjutnya maka manusia akan hancur lebur".

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Malik bin Isma'il bin Dirham, An Nahdiy, Abu Ghassan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 219 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Mas'ud bin Sa'ad, Al Ju'fiy, Abu Sa'ad, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Kufah.
  3. [3] Atha' bin As Sa'ib bin Malik, Ats Tsaqafiy, Abu As Sa'ib, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 136 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Abdullah bin Rabi'ah bin Farqad, As Salmiy, Shahabat, hidup di Kufah.
  5. [5] Salman bin Al Islam, Al Farisiy, Abu 'Abdullah , Salman Al Khair, Shahabat, wafat tahun 33 H, hidup di Madinah, wafat di Mada'in.