Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ مَنْصُورٍ حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ الْوَلِيدِ عَنْ وُهَيْبٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ أَنَّهُ كَانَ لَا يُفْتِي فِي الْفَرْجِ بِشَيْءٍ فِيهِ اخْتِلَافٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Al Husain bin mansur[1] telah menceritakan kepada kami Al Husain bin Al Walid[2] dari Wuhaib[3] dari Hisyam[4] dari Muhammad bin Sirin[5] Bahwasanya ia tidak pernah berfatwa tentang permasalahan farji (kemaluan) yang masih ada perbedaan pendapat pada masalah tersebut".

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Al Husain bin Manshur bin Ja'far, Abu 'Ali, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 238 H, hidup di Himsh.
  2. [2] Al Husain bin Al Walid, Abu 'Ali, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 202 H, hidup di Himsh, wafat di Nihawand.
  3. [3] Wuhaib bin Khalid bin 'Ajlan, Al Bahiliy, Abu Bakar, Shahibu Al Karabis, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 165 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Hisyam bin Hassan, Al Azdiy Al Qurdusiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 148 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] "Muhammad bin Sirin, maula Anas bin Malik", Al Anshariy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.