Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 3367

أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ عَوْنٍ قَالَ سَمِعْتُهُ يَذْكُرُ قَالَ كَانَ الشَّعْبِيُّ إِذَا جَاءَهُ شَيْءٌ اتَّقَى وَكَانَ إِبْرَاهِيمُ يَقُولُ وَيَقُولُ وَيَقُولُ قَالَ أَبُو عَاصِمٍ كَانَ الشَّعْبِيُّ فِي هَذَا أَحْسَنَ حَالًا عِنْدَ ابْنِ عَوْنٍ مِنْ إِبْرَاهِيمَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah mengabarkan kepada kami Abu 'Ashim[1] dari Ibnu 'Aun[2] ia berkata aku mendengarnya mengatakan: 'Dahulu As Sya'bi[3] jika datang kepadanya sesuatu masalah ia bicara secara hati-hati, sementara Ibrahim[4] terus berkomentar, berkomentar, dan berkomentar'". Abu 'Ashim berkata: "Sikap As Sya'bi menurut Ibnu 'Aun, dalam hal permasalahan ini lebih bagus dibandingkan dengan sikap Ibrahim".

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Adl Dlahhaak bin Makhlad bin Adl Dlahhaak bin Muslim, Abu 'Ashim, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 212 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Abdullah bin 'Aun bin Arthaban, Al Muzaniy Al Kharaz, Abu 'Aun, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Amir bin Syarahil, Asy Sya'biy Al Humairiy, Abu 'Amru, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  4. [4] Ibrahim bin Yazid bin Qays, An Nakha'iy, Abu 'Imrah, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 96 H, hidup di Kufah.