Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 7008

Kitab: Haidl

Bab: Seorang wanita mengalami haidl setelah melaksanakan thawaf ifadalah

حَدَّثَنَا مُعَلَّى بْنُ أَسَدٍ قَالَ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ طَاوُسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
رُخِّصَ لِلْحَائِضِ أَنْ تَنْفِرَ إِذَا حَاضَتْ
وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَقُولُ فِي أَوَّلِ أَمْرِهِ إِنَّهَا لَا تَنْفِرُ ثُمَّ سَمِعْتُهُ يَقُولُ تَنْفِرُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَخَّصَ لَهُنَّ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Mu'alla bin Asad[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Wuhaib[2] dari 'Abdullah bin Thawus[3] dari Bapaknya[4] dari Ibnu 'Abbas[5] berkata, "Wanita yang haid diberi keringanan untuk nafar (meninggalkan Mina), dan pada mulanya Ibnu Umar[6] melarang hal itu, namun kemudian aku mendengar ia mengatakan, 'Wanita haid boleh nafar karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah memberi keringanan buat mereka."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Mu'allaa bin Asad, Al 'Ammiy, Abu Al Haitsam, Shahabat, wafat tahun 218 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Wuhaib bin Khalid bin 'Ajlan, Al Bahiliy, Abu Bakar, Shahibu Al Karabis, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 165 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Abdullah bin Thawus bin Kaisan, Al Hamdaniy Al Abnawiy, Abu Muhammad, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 132 H, hidup di Yaman.
  4. [4] Thawus bin Kaisan, Al Yamaniy Al Jundiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  6. [6] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.