Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 7008

Kitab: Mandi

Bab: Siapa yang berwudlu' dalam keadaan junub lalu mandi dengan membasuh seluruh badannya tidak perlu mengulang mandi

حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ عِيسَى قَالَ أَخْبَرَنَا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى قَالَ أَخْبَرَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ سَالِمٍ عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ مَيْمُونَةَ قَالَتْ
وَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَضُوءًا لِجَنَابَةٍ فَأَكْفَأَ بِيَمِينِهِ عَلَى شِمَالِهِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا ثُمَّ غَسَلَ فَرْجَهُ ثُمَّ ضَرَبَ يَدَهُ بِالْأَرْضِ أَوْ الْحَائِطِ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ وَغَسَلَ وَجْهَهُ وَذِرَاعَيْهِ ثُمَّ أَفَاضَ عَلَى رَأْسِهِ الْمَاءَ ثُمَّ غَسَلَ جَسَدَهُ ثُمَّ تَنَحَّى فَغَسَلَ رِجْلَيْهِ قَالَتْ فَأَتَيْتُهُ بِخِرْقَةٍ فَلَمْ يُرِدْهَا فَجَعَلَ يَنْفُضُ بِيَدِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yusuf bin 'Isa[1] berkata, telah mengabarkan kepada kami Al Fadlol bin Musa[2] berkata, telah mengabarkan kepada kami Al A'masy[3] dari Salim[4] dari Kuraib[5] sahaya Ibnu 'Abbas dari Ibnu 'Abbas[6] radliallahu 'anhu dari Maimunah[7] berkata,: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. mengambil seember air untuk mandi janabat. Beliau menuangkan dengan telapak tangan kanannya ke atas telapak tangan kirinya lalu mencucinya dua kali atau tiga kali. Lalu mencuci kemaluannya lalu memukulkan tangannya ke tanah atau dinding dua kali atau tiga kali. Kemudian berkumur-kumur dan memasukkan air ke hidung lalu mencuci wajahnyaKemudian berkumur-kumur dan memasukkan air ke hidung lalu mencuci wajahnya dan kedua lengannya. Kemudian mengguyurkan air ke atas kepalanya lalu membasuh badannya dan mengakhirinya dengan membasuh kedua telapak kakinya". 'Aisyah berkata,: "Maka aku berikan potongan kain tapi Beliau tidak memerlukannya, dan Beliau mengeringkan (membersihkan air dari) badannya dengan tangannya".

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Yusuf bin 'Isa bin Dinar, Az Zuhriy Al Marwaziy, Abu Ya'qub, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 249 H, hidup di Himsh.
  2. [2] Al Fadlol bin Musa, Abu 'Abdullah , Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 192 H, hidup di Himsh.
  3. [3] Sulaiman bin Mihran, Al Asadiy Al Kahiliy, Abu Muhammad, Al A'masy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 147 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Salim bin Abi Al Ja'di Rafi', Al Ghathafaniy Al Asyja'iy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 97 H, hidup di Kufah.
  5. [5] "Kuraib bin Abi Muslim, maula Ibnu 'Abbas", Al Hasyimiy, Abu Rusydain, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 98 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  7. [7] Maimunah binti Al Harits, Al 'Amiriyyah Al Hilaliyyah, Ummu Al Mu'minin, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 51 H, hidup di Madinah, wafat di Sarkhas.